BANDA ACEH – Plt Gubernur Aceh, Soedarmo, bersilaturahmi dengan pimpinan media massa dan organisasi wartawan di Aceh, Selasa, 8 November 2016. Kegiatan yang berlangsung di Meuligoe Gubernur Aceh ini turut dihadiri sejumlah tokoh pers Aceh, seperti Ketua PWI Aceh Tarmilin Usman, Sekretaris AJI Banda Aceh, Fahrul Radhie, Syamsul Kahar, dan sejumlah tokoh pers lainnya.
Dalam pertemuan ini Soedarmo menyebutkan, silaturahmi ini lebih kepada berbagi informasi mengenai kondisi Aceh, pembangunan, dan perihal pilkada Aceh 2017.
Di sisi lain, Soedarmo juga menekankan pentingnya menyelamatkan anggaran di Aceh. “Untuk SKPA jangan coba mencairkan anggaran, anggaran yang dipaksakan, penghamburan anggaran,” katanya.
Dia juga mengatakan, kondisi Aceh saat ini masih miris dengan angka kemiskinan dan pengangguran yang masih tinggi. “Untuk satu tahun ini kita minta SKPA-SKPA ini agar tidak membuat program-program seperti memotong kue dan membagi rata,” kata Soedarmo.
Dia menyebutkan, sejumlah persoalan di Aceh menjadi perhatiannya selama menjadi pelaksana tugas Gubernur Aceh, seperti pembangunan Waduk Krueng Keureuto yang sudah berhenti. Selain itu, ada juga masalah pembangunan Waduk Paya Seunara di Sabang.
Soedarmo juga menyorot sejumlah qanun di Aceh yang pembahasannya belum selesai. Plt Gubernur Aceh ini juga meminta seluruh SKPA untuk bekerja optimal agar APBA 2017 bisa disahkan akhir Desember.
“Selama ini Provinsi Aceh selalu telat karena ada kepentingan-kepentingan. Jadi karena Plt tidak ada kepentingan, diharapkan agar bisa secepatnya diselesaikan,” kata Soedarmo. (*sar)
Dia juga meminta DPRA untuk tidak mengganggu kepentingan eksekutif. “Marilah sama-sama kita membangun Aceh menjadi lebih baik,” ujarnya.[]



