BANDA ACEH – Sebanyak 30 ribu unit bantuan rumah dhuafa akan dibangun oleh Pemerintah Aceh dalam lima tahun ke depan. Rumah yang diperuntukkan bagi masyarakat miskin ini rencananya akan digelontorkan dalam APBA 2017 dengan anggaran mencapai Rp 500 miliar. Adapun kucuran dana yang dianggarkan tersebut meliputi biaya pendataan, verifikasi dan evaluasi terhadap seluruh rumah yang tersebar di seluruh Kabupaten/Kota se-Aceh.

Ketua DPR Aceh, Tgk Muharuddin mengatakan, alokasi dana yang diusulkan Pemerintah Aceh, Irwandi-Nova disambut positif oleh DPR Aceh. Pasalnya, pihak eksekutif dan legislatif sudah seide dalam mengentaskan kemiskinan di Aceh dengan cara mengalokasikan bantuan rumah dhuafa se-Aceh.

“Saya rasa antara pihak eksekutif dan legislatif sudah saling melengkapi. Yang paling penting harapan kita adalah bagaimana lima tahun kemudian itu masyarakat Aceh secara keseluruhan itu akan terpenuhi dan menerima tempat tinggal yang layak,” ujar Ketua DPR Aceh, Tgk Muharuddin saat ditemui di ruang kerjanya, Kamis (25/1/2018).

Tgk Muharuddin mengatakan, target Gubernur Aceh yang akan mengalokasikan sebanyak 30 ribu rumah bagi rakyat miskin per tahun itu termasuk juga usulan legislatif. Menurutnya, data yang digunakan pihak DPR Aceh bisa bisa saja usulan dari masyarakat dan nantinya akan disingkronkan dengan usulan pihak eksekutif. Namun karena porsinya tidak ditampung oleh eksektutif, masyarakat lalu mengajukan ke pihak legislatif.

“Atau dengan kata lain barangkali ada juga yang terlupakan dari pihak eksekutif yang kemudian ditampung oleh pihak legislatif. Intinya keseluruhan jumlah bantuan rumah dhuafa itu juga termasuk usulan eksekutif dan legislatif,” ujar Tgk Muharuddin lagi.[] (rel)