MEUREUDU – Spanduk ucapan selamat Hari Raya Idul Fitri 1347 H dari KNPI Aceh kubu Jamaluddin dan Muslem diturunkan di Meureudu, Kabupaten Pidie Jaya, Aceh.

Spanduk bertuliskan selamat Hari Raya Idul Fitri diturunkan di hadapan umum di pusat keramaian Kota Meureudu bersamaan dengan acara buka puasa bersama dan santunan anak yatim yang digelar DPD KNPI Kabupaten Pidie Jaya yang diketuai Safrizal di bawah KNPI Aceh pimpinan Zikrullah Ibna, di Aula Komplek Perkantoran Bupati Lama Kabupaten Pidie Jaya, 2 Juli 2016.

Ketua KNPI Pijay Safrizal ketika dihubungi mengatakan bahwa pihaknya menurunkan spanduk KNPI kubu Jamaluddin-Muslem dalam upaya menertibkan penggunaan logo dan atribut KNPI oleh kelompok atau pihak-pihak tertentu yang mengatasnamakan dirinya KNPI.

“Apa yang kami lakukan hari ini adalah merupakan perintah dari Konstitusi Komite Nasional Pemuda Indonesia khususnya tentang penggunaan atribut dan logo KNPI,” ucapnya.

Lebih lanjut pria yang akrab disapa Walet yang juga merupakan mantan kombatan GAM Wilayah IV Djapakeh itu menyatakan bahwa logo dan atribut KNPI hanya berhak digunakan oleh KNPI yang diketuai Fadh El Fouz Arafiq di Dewan Pengurus Pusat dan turunannya ke seluruh penjuru provinsi dalam wilayah Republik Indonesia tak terkecuali Provinsi Aceh dan Kabupaten Pidie Jaya. 

“Maka dari itu penggunaan logo/atribut KNPI selain dari KNPI pimipinan Fadh dianggap ilegal. Insya Allah pasca Idul Fitri nanti semua atribut yang mengatasnamakan KNPI akan ditertibkan,” tutupnya.

Penulis: Nasruddin Al Mardud