BANDA ACEH – Status pesawat Ultra Light Shark Aero, yang terpaksa mendarat darurat saat dipiloti oleh Gubernur Aceh, Irwandi Yusuf, di kawasan Ujong Pancu, Aceh Besar, berada di bawah pengelolaan manajemen Aceh Aero Club (AAC). Sebagai anggota AAC, Irwandi Yusuf, dibenarkan menggunakan pesawat tersebut dan menanggung biaya operasional selama pemakaian.
Demikian disampaikan Juru Bicara Pemerintah Aceh, Saifullah Abdulgani, menjawab portalsatu.com/, Selasa, 20 Februari 2018.
Dia menyebutkan, AAC yang bernaung di bawah Federasi Aero Sport Indonesia (FASI) beranggotakan pemilik pesawat, pilot dan pecinta olahraga kedirgantaraan.
“Karena pesawat tersebut digunakan oleh Gubernur Aceh, dan Irwandi Yusuf sendiri sebagai pilotnya, dalam melaksanakan tugas dan kegiatan Pemerintah Aceh, maka biaya operasional pesawat seperti pertamax turbo dan oli mesin ditanggung oleh Pemerintah Aceh, yang akan dibayarkan setelah APBA 2018 dapat dipergunakan,” kata Saifullah.
Menurutnya, pembayaran biaya operasional pesawat akan dikirim ke dalam rekening AAC. Sedangkan biaya reparasi ditanggung oleh pabrik pesawat karena masih dalam masa garansi.
“Jadi, tidak ada unsur gratifikasi maupun suap pada penggunaan pesawat Ultra Light Shark Aero (ACC ) oleh Gubernur Irwandi untuk memantau proyek-proyek Strategis Nasional ke sejumlah kabupaten/kota baru-baru ini,” katanya.
Saifullah mengatakan, Irwandi Yusuf tidak perlu melaporkan keberadaan pesawat Shark Aero ini kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) seperti saran Masyarakat Transparansi Aceh atau MaTA. (Baca: MaTA Sarankan Gubernur Aceh Laporkan Pesawat Aero Shark ke KPK, Mengapa?)
“Mekanisme sudah jelas. Pak Irwandi kan anggota Aceh Aero Club, sehingga di dalam klub mereka bisa memakai pasawat sesama anggota. Jadi tidak ada unsur gratifikasi atau suap itu, sehingga tidak relevan kalau dilaporkan,” katanya.
Saifullah mengatakan, pesawat yang rusak tersebut telah di-packing untuk dikirim ke pabrik pembuatan pesawat di Slovakia. “Tapi itu urusan klub, menjadi tanggung jawab klub. Bagaimana di internal mereka nanti,” kata SAG, sapaan akrab Saifullah.[]



