BANDA ACEH – Selama bulan Ramadan stok darah di Unit Transfusi Darah (UTD) PMI Kota Banda Aceh menipis. Sementara permintaan darah untuk pasien rumah sakit di Banda Aceh dan Aceh Besar meningkat.
Kepala UTD PMI Kota Banda Aceh, dr. Ratna Sari Dewi, Senin, 4 Mei 2020, mengatakan selama pandemi Covid-19 dan memasuki bulan Ramadan, jumlah pendonor darah menurun. Sedangkan permintaan darah untuk pasien rumah sakit di Banda Aceh dan Aceh Besar meningkat, rata-rata membutuhkan 150 kantong perhari.
“Stok saat ini menipis. Ada beberapa rumah sakit yang tidak bisa kita penuhi 100 persen. Misalnya, mereka butuh 50 kantong, kita bisa penuhi setengahnya,” kata Ratna Sari Dewi.

Ratna menyebutkan, selama bulan Ramadan, UTD PMI Banda Aceh “menjemput bola” dengan menggelar donor darah di masjid-masjid usai salat Tarawih dan tetap mengikuti protokol kesehatan untuk mencegah penularan Covid-19. “Jadi kita mengantisipasi dengan menjalankan protokol Covid-19. Alhamdulillah, dari malam kedua Ramadan sampai semalam kita datangi masjid-majid,” ujarnya.
Dia mengimbau masyarat jangan takut datang ke UTD PMI Kota Banda Aceh untuk donor darah. “Pendonor yang merasa dirinya sehat silakan datang ke kita malam hari setelah berbuka puasa,” ucap Ratna.[](Khairul Anwar)


