Strategi mengubah total undang-undang (amandemen) sekuler yang dijaga ketat oleh militer sehingga bertekuk lutut, menyerah kalah, dan militer pun berbalik mendukung AKParti pimpinan Erdogan dan kebijakannya yang pro Islam.
Militer di Turki adalah super power. Mereka adalah pahlawan, pelindung bulan sabit bintang putih belatar merah, para pemegang keputusan hukum di tingkat tinggi kehakiman adalah militer. Dan mereka adalah penjaga setia sekulerisme di Turki.
Militer telah menjatuhkan empat orang presiden sejak 1960 karena dinilai akan menggantikan sekularisme dengan Islam. Terakhir, presiden Erbakan digulingkan, dan partainya Reefah dibubarkan karena pro Islam. Erbakan ini gurunya Erdogan.
Namun, Erbakan tidak setuju dengan cara Erdogan berkerjasama dengan barat walaupun membela Islam. Ia menyebutkan, Erdogan itu memang masuk sekolah, tapi keluar lewat pintu belakang. Ia tidak mendengarkan pelajaran.
Walaupun Erbakan mengkritisi terus Erdogan, tapi Erdogan secara rutin menelpon Erbakan, sekedar untuk menyanyakan kesehatan dan lainnya. Erbakan menyikapi ini dengan, Pertanyaan-pertanyaan Erdogan untukku itu tidak berguna sama sekali.
Sejak tahun 2003, percobaan kudeta untuk menjatuhkan Erdogan terus dilakukan, dan terus gagal. Bahkan, satu persatu petinggi militer, para jendral, yang dulunya orang terkuat di negara, harus berurusan dengan pengadilan. Bagaimana ini bisa terjadi?
Di zaman ini tidak ada satupun revolsi damai yang berhasil dengan baik, selain yang dilakukan Recep Tayyip Erdogan di Turki.
Strategi Erdogan:
-mengajak intelektual dan media bersama,
-menemukan kejahatan militer di dalam, menemukan bukti militer membuat sabotase untuk kudeta, dalam gerakan Energoken.
-prinsip militer bertentangan dengan resolusi Uni Eropa yang menginginkan pemerintahan demokratis. Dengan ini Erdogan mendapat dukungan negara luar.
-setelah AKParti menguasai parlemen, AKParti membuat referendum untuk mengubah undang-undang, yang semakin membuat militer hilang pengaruhnya. Referendum untuk perubahan undang-undang itu menang telak. Dan Erdogan mendapat dukungan dari dalam dengan baik.
Militer akhirnya terancam, mereka terpaksa berdamai untuk tetap menjaga kehormatannya di mata rakyat Turki. Ketika rakyat mengubah undang-undang, maka Turki sekarang sepenuhnya di tangan sipil.
Erdogan, berhasil membela Islam di Turki, setelah empat presiden sebelumnya gagal. Erdogan berhasil membawa Turki berjalan dengan tegap, dengan bahu tegak seraya berkata, Saya Turki, dan saya adalah muslim di seluruh pertemuan dunia, di seluruh negara di belahan bumi mana saja.
Impian itu dimiliki Saddam Husein di Irak, Muammar Khadafi di Libya, Mursi di Mesir, dan lainnya. Mereka semua dijatuhkan dengan keji oleh Barat. Namun tidak Turki di masa Erdogan.
Bersikap merendah dengan para intelektual adalah salah satu alasan Erdogan berhasil. Ribuan ilmuan mencari cara untuk mewujudkan impiannya dengan aman, mengatasi hambatan dari dalam dan luar negeri.
Mengapa mereka mendukung?
Karena apa yang dikatakan Erdogan dan yang dilakukannya sama. Mulut, hati, dan tindakan serupa. Mengapa Erdogan berani melakukan itu? Karena ia percaya bahwa Allah bersamanya. Innallaha maana. Selain itu, cara Erdogan itu rasional (sesuai akal sehat semua orang, baik Islam ata tidak), dan realistis -sesuai dengan fakta.
Kaisar Jerman Adolf Hitler pernah mengatakan, Aku heran pada orang yang percaya Tuhan, tapi mereka penakut.
Kalau saja Adolf Hitler masih hidup, ia akan menambah kalimatnya itu dengan kecuali Erdogan
Saddam Husen benar, namun gagal menjelaskan secara rasional hubungannya dengan Barat. Begitu pula dengan Mursi, Khadafi, dan lainnya.
Bersamaan membela Islam di Turki, Erdogan mencegah orang untuk menyebut AKParti sebagai partai Islam, itu intinya. Bersamaan dengan itu, Erdogan membawa Turki menjadi sekutu NATO, AS, dan Uni Eropa. Ini strategi politik internasional, yang Ahmed Davutoglu adalah pakarnya. Dengan menjadi sekutu yang diperhitungkan, akan sulit untuk melawan Turki.
Peristiwa terakhir, ketika keadaan memanas dengan Rusia, Turki kembali menjalin hubungan baik dengan Israel. Namun bersamaan dengan itu, terus membela Masjid Al Aqsha dan Palestina.
Erdogan, dibantu oleh banyak pakar dari semua bidang. Dan yang penting, Alllah memang membantu Erdogan karena laki-laki ini ikhlas melakukannya.
Nama Erdogan sudah bisa disandingkan dengan pemimpin besar dunia lainnya, kalau kawasan Turki sendiri seperti penakluk terbesar sepanjang sejarah Jengis Khan, pemimpin Islam paling berkarakter sepanjang zaman – Salahuddin Al Ayyubi, penakluk benteng Konstantinopel yang tidak tertaklukkan – Fetih Sultan Mehmet, sultan Turki Usmani terbesar – Sultan Suleyman Kanuni, dan lainnya. Kalau luar Turki, Ratu Elizabeth dari Kerajaan Ingggris Raya, Kaisar Adolf Hitler dari Jerman, filsuf penyair Muhammad Iqbal dari India, Abraham Lincoln presiden Amerika Serikat, dan lain-lain.
Di masa ini, termasuk Obama dan Putin, tidak bisa menandingi kepemimpinan Erdogan. Ini adalah orang yang membuat musuh menjadi kawan, dan menjadi pembela sejati.
Untuk Aceh, apa yang bisa di teladani diberlakukan?
Saya menyarankan, untuk pemimpin Aceh, atau pemimpin kabupaten dan kota di Aceh, apabila ingin membawa negeri ini atau wilayah yang Anda pimpin supaya maju dan berwibawa seperti Erdogan melakukannya di Turki, maka Anda boleh memulainya dengan dua hal:
- Jujur. Bersikap jujur pada diri Anda sendiri. Hentikan korupsi di dalam diri Anda, lingkungan, dan seluruh tingkatan pemerintahan.
- Adil. Aturlah ekonomi, buat rakyat swasembada pangan, buat semua orang berpenghasilan dengan baik di wilayah Anda. Hormati hak setiap orang sebagai manusia.
Hanya dua ini cara memulainya, Erdogan memulai dengan itu. Dengan jujur dan berani, ia memutuskan jaringan koruptor di Istanbul. Dengan menguatkan ekonomi semua lapisan. Allah mencintai pemimpin yang bijak sana dan adil. Wallahu aklam.
@Thayeb Loh Angen, Sekolah Hamzah Fansuri
Disampaikan pada acara Bedah buku Fenomenal – Profil pemimimpin muslim paling disegani di dunia ERDOGAN – Muazzin Istanbul Penakluk Sekulerisme Turki
di Aula Fakultas Hukum Unsyiah, Sabtu 13 Februari 2016.







