SUBULUSSALAM – Hujan deras yang mengguyur wilayah Kota Subulussalam sejak Jumat sore menyebabkan banjir di sejumlah desa di Kecamatan Sultan Daulat, Sabtu, 6 November 2021.
Selain faktor hujan lokal, banjir juga disebabkan adanya peningkatan intensitas hujan di hulu Sungai Souraya yang terhubung langsung dengan aliran sungai di Kabupaten Aceh Tenggara.
“Bahwa meluapnya Sungai Souraya merupakan peningkatan intensitas hujan di daerah hulu, Kabupaten Aceh Tenggara. Sehingga debit air meningkat naik ke permukaan memasuki daratan sebagian wilayah Sultan Daulat,” kata Plt Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Subulussalam, Aditya Karya kepada portalsatu.com/ saat menyampaikan perkembangan banjir di Sultan Daulat.
Menurut Aditya, berdasarkan laporan timnya di lapangan menyebutkan banjir di Sultan Daulat yang sempat merendam tiga desa yakni Suka Maju, Sigrun dan Jabi-jabi serta badan jalan nasional itu, kini genangan air mulai surut.
Namun kata Aditya, mengingat saat ini memasuki pancaroba atau perubahan cuaca yang ekstrem, ia mengintruksikan kepada tim di lapangan agar selalu siaga darurat bencana banjir. Hal ini berdasarkan pantauan BPBD Kota Subulussalam dan BPBA.
“Keadaan tersebut sudah dilaporkan melalui Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops), untuk itu upaya yang dilakukan, tim menurunkan bantuan perahu karet dan dapur umum,” kata Aditya.[]



