SUBULUSSALAM – Dewan Perwakilan Rakyat Kota (DPRK) Subulussalam akan memanggil Sekda H. Damhuri SP MM dan Kepala BKPSDM Mustolig meminta penjelasan terkait formasi CPNS 2018 yang terancam tidak dapat, lantaran ada beberapa dinas tidak menyerahkan Anjab dan ABK.

Hal itu disampaikan Ketua Komisi A, Rasumin kepada portalsatu.com/, Senin, 10 September 2018 menanggapi pernyataan Kepala BKPSDM Mustolig menyebutkan kecil kemungkinan Subulussalam mendapat formasi CPNS lantaran syarat utama seperti Anjab dan ABK tidak lengkap disebabkan ada beberapa dinas tidak menyiapkan data tersebut.

Baca: Subulussalam Terancam tidak dapat Formasi CPNS 2018

Menurut Rasumin, Subulussalam terancam tidak mendapat formasi CPNS 2018 disebabkan Sekda sebagai kepala birokrasi di pemerintahan kurang proaktif menegur instansi yang belum menyiapkan Anjab dan ABK. 

“Kita menyayangkan pemernitah tidak cekatan, seharusnya dinas-dinas yang tidak proaktif, itu ditegur sama pimpinannya. Kebiasaan selama ini begitu ditegur sekali sudah, hanya melepas kewajiban,” ujar Rasumin.

“Bukan instruksi supaya dilaksanakan, tapi untuk melaksanakan kewajiban saja,” timpal Rasumin kembali.

Kerena itu, kata Rasumin,  DPRK  Subulussalam akan memanggil Sekda Damhuri, yang paling bertanggung jawab dalam hal ini, termasuk Kepala BKPSDM Mustolig, untuk meminta data dinas mana saja yang tidak menyerahkan Anjab dan ABK.

“Kita panggil sekda yang paling bertanggung jawab, selanjutnya Kepala BKPSDM. Terus kalau ada pelebaran instansi mana saja yang tidak mengusulkan, apa kendala akan kita panggil juga,” kata Rasumin.

“Ini bukan kerugian individu, ini kerugian rakyat Subulussalam, pemerintah harusnya buka mata,” sambung Rasumin.

Isu kegagalan Subulussalam mendapat formasi CPNS 2018 viral di media sosial dan menjadi pembicaraan di warung-warung kopi. Bahkan Ketua MPD Kota Subulussalam, Jaminuddin ikut menyoroti Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Subulussalam yang tidak menyerahkan Anjab dan ABK.

Kepala Disdikbud Subulussalam, Irwan Yasin belum berhasil dikonfirmasi portalsatu.com/ hingga berita ini dikirim pukul 14:40 WIB. Irwan Yasin tidak mengangkat telepon, begitu juga pesan singkat belum dibalas.[]