MEDAN -Kepala Dinas Tenaga Kerja Medan, Hannalore Simanjuntak menyebutkan, kalau pihaknya tidak mengetahui jumlah korban jiwa di mega proyek Podomoro City Deli Medan.

Ia pun terkejut serta merasa kecolongan adanya 25 orang korban jiwa.

Ia mengaku tidak mengetahui hal tersebut, karena dirinya baru menjabat kepala dinas untuk menggantikan Armansyah Lubis.

“Saya kan hanya menggantikan Kadis yang lama. Terus sekarang juga pengawasannya sudah dilimpahkan ke pemprovsu,” ucapnya singkat.

Bahrumsyah juga sangat menyayangkan dengan lemahnya sistem pengawasan yang dilakukan oleh Dinas Tenaga Kerja kala itu, sehingga bisa kecolongan mengenai jumlah tenaga kerja yang meninggal di Podomoro City Deli Medan.

Dalam kesempatan itu juga, Bahrumsyah mempertanyakan peran dari aparat kepolisian juga, yang tidak memberikan paparan secara terbuka terkait jumlah tenaga kerja yang bekerja di Podomoro, dan yang meninggal akibat kecelakaan kerja.

Panitia khusus (Pansus) DPRD Medan tentang Ketenagakerjaan terkejut.

Pihak BPJS Ketenagakerjaan mengaku sejak 2015 telah membayar klaim untuk 25 orang pekerja di proyek Podomoro City Deli Medan.

Hal itu terbongkar, saat Pansus DPRD Medan tentang Ketenagakerjaan, menggelar rapat lanjutan dengan mengundang sejumlah pihak.

Di antaranya pihak BPJS Ketenagakerjaan dan Dinas Tenaga Kerja Medan.[]medan.tribunnews.com