Assalamualaikum Wr. Wb
Salam hormat kami, semoga bapak Presiden senantiasa dalam keadaan sehat dan tetap memiliki semangat untuk memperbaiki bangsa ini menjadi lebih baik lagi.
Pak Presiden, kami Mahasiswa Pemuda ALA-ABAS (Aceh Louser Antara- Aceh Barat Selatan) yang pro pemekaran Aceh, mengharapkan bapak Presiden menanggapi isu pemekaran ini dengan mata hati, dan menyahuti aspirasi kami.
Pak Presiden, Aceh memiliki 23 kabupaten/kota, 12 kabupaten/kota adalah wilayah kami (Ala-Abas), Aceh memiliki beraneka ragam, bahasa, suku, dan budaya,di antaranya ( Aceh, Gayo, Aneuk Jamee, Singkil, Alas, Kluet, Devayan, Sigulai, Pakpak, Haloban, Lekon, dan Nias,) itu semua dari daerah kami. Kami juga memiliki SDA (sumber daya alam) yang melimpah dibawah perut bumi, mulai dari emes, gas alam, dan itu menjadi modal untuk kesehjahtraan daerah kami nantinya.
Pak Presideh, Aceh daerah kami, kami bukan ingin pisah, kami hanya ingin mekar dengan pertimbangan kesejahtraan yang merata.
Pak Presiden, bukankah di negara kita tidak ada aturan yang menghalangi kesejahtraan? Bukankah negara kita lebih mengutamakan kesejahteraan dan keamanan? Kami harap bapak Presiden mendengar dan memperjuangkan asa kami. Banyak pihak yang mengatakan isu ini adalah isu politik Pak, perlu bapak pahami, orang tua kami yang memperjuangkan pemekaran ini telah banyak yang uzzur (tua), dan kamilah putra/putri Ala-Abas yang melanjutkan niat suci ini. Pak kami juga pernah menyatakan sikap baikot pilkada 2017, itu semata-mata untuk menepis bahwa pemekaran ini bukan sebagai isu politik, karena belakangan ini banyak fitnah dari orang-orang yang tidak bertanggung jawab..
Pak Presiden, kami punya perwakilan di DPR-RI, di antaranya, Bapak Tagore, Irmawan, Muslim Aiyup, M. Salim Fakhry, Firmandez dan Bapak Rafly di DPD-RI, mereka inilah perwakilan kami, dan mereka paham betul tentang daerah kami. Kami berharap mengenai isu Alabas yang bukan dari mulut mereka agar bapak abaikan, karena mereka bukan perwakilan putra daerah kami dan tidak faham tentang kami.
Pak, Sudah 10 tahun Aceh berdamai, tapi sampai saat ini masyarakat belum menikmati kesejahtraan dengan anggaran yang begitu melimpah, mereka (Pemerintah Aceh) hanya mementingkan kelompok tertentu, bahkan ironisnya banyak para pejuang kami (GAM) yang masih tidak tersentuh bahkan jauh dari kesejahteraan.
Kami Pemuda Mahasiswa Ala-Abas sangat mengharapkan dukungan dari bapak Presiden mengenai pemekaran ini, kami akan terus memperjuangkan niat ini. Karena kami tahu inilah solusi kesejahteraan masyarakat di daerah kami.
Demikianlah surat ini kami buat untuk bapak Presiden Republik Indonesia tercinta, maaf jika ada kata-kata yang salah, maklum kami brasal dari daerah tertinggal! Salam Ala-Abas
Banda Aceh, 13 Febuari 2016.
Koordinator Mahasiswa Pemuda Pro Pemekaran (M3P)
Khairul Munadi

