Banda Aceh – Syekh Ibrahim As-Sumairinya dari tanah yang tengah bergejolak perang, Gaza Palestina, mengadakan Road Show di Aceh bersama Aceh Peduli Gaza sampai 10 Desember 2019. Pekan lalu, ia tiba di Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 1 Kota Banda Aceh pada Jumat, 29 November 2019. Kehadirannya disambut dengan penuh suka-cita oleh 1200-an murid setempat.
Dalam ceramahnya, Syekh Ibrahim yang merupakan kandidat doktor di salah satu universitas negara Malaysia memaparkan kondisi terkini Gaza di mana seluruh penduduk Gaza sangat mebutuhkan uluran tangan kaum muslimin dunia, baik dalam bentuk fisik maupun doa supaya menjadi benteng dalam menjaga keselamatan Masjidil Aqsa.
Ibrahim juga memberi semangat kepada sekalian murid untuk MIN 1 Kota Banda Aceh supaya mempunyai tekad yang kuat dalam hal mencapai cita-cita dan di saat cita-cita itu sudah digapai nantinya maka dianjurkan untuk berbuat baik kepada dunia dan islam.
“Bangkitkan semangatmu untuk membela Islam, jadilah kamu seorang dokter, militer, teknokrat, birokrat dan pemimpin dunia. Gunakan kekuatan itu untuk melawan semua musuh musuh Allah.” Begitulah rangkaian semangat yang beliau berikan berhingga sekalian murid mengangkat bendera Palestina yang ada di tangan mereka bersamaan dengan gemuruh gema takbir.
Syekh merasa sangat kagum atas antusiasnya sekalian peserta dan kekaguman Syekh untuk siswa/i MIN 1 Kota Banda Aceh bagai memuncak tak kala beberapa murid yang diminta untuk naik ke atas panggung ada dan sudah mampu menghafal Alquran sampai 6 juz bahpun mereka mereka itu masih duduk di sekolah dasar.
Atas kunjungan Syekh dari Gaza Palestina dan rombongan, kepala Madrasah Ibtidaiyah 1 Kota Banda Aceh mengucapkan ribuan terimakasih sembari menyerahkan sumbangan yang telah dikumpulkan dari para murid dan guru di sekolahnya, sumbangan itu berjumlah sebesar 24.320.000 rupiah.
“Seiring dengan telah dilaksanakannya Maulid Nabi Muhammad SAW pada Kamis, 28 November 2019 kemarin dan pada hari ini, Jum’at 29 November 2019, Syekh baru bisa, berkesempatan hadir untuk memberi tausiah di sini dan kami merasa sangat bahagia atas kedatangan Syekh dan rombongannya ke sekolah kami,” kata Cut Shafiah S.Pdi dalam siaran persnya.
Shafiah mengatakan bahwa MIN 1 Kota Banda Aceh memiliki kurikulum khusus dalam melahirkan para Hafiz/ah di bawah binaan Diniyah Ruhul Quran yang menargetkan setiap murid mampu mengahafal minimal 3 juz setelah tamat dari sekolah dasar tersebut.
“Dan Insyaallah, Syekh Ibrahim As-Sumairi akan berada di Aceh sampai dengan tanggal 10 Desember 2019, dengan rute Road Shownya Banda Aceh dan sebagian besar wilayah Aceh Besar,” ujar Zulfadli (Fadli Aksi), ia merupakan salah seorang pengajar Diniyah di MIN 1 Kota Banda Aceh.[]
Kiriman Syukri Isa Bluka Teubai




