Sekar Sari, pemeran Ilma di film ‘The Man From The Sea (Laut)’, mengunjungi makam pahlawan nasional Laksamana Malahayati di Aceh. Ia pun mengaku bisa menggali lebih dalam lagi sejarah dari provinsi berjuluk Serambi Mekkah tersebut.

Sekar begitu antuasias menjalani keseluruhan proses syuting 'The Man From The Sea (Laut)' di Aceh. Film tersebut sebuah karya kolaborasi Indonesia, Jepang, dan Prancis. Dalam film itu, Sekar banyak beradu peran dengan Adipati Dolken yang memerankan tokoh Kris. Selain itu, ia juga bermain bersama tiga aktor asal Jepang, Dean Fujioka (Laut), Taiga (Takashi), dan Junko Abe (Sachiko).

“Kemarin sempat ke makam Malahayati. Dia itu salah satu panglima perang perempuan di Aceh,” ungkap Sekar saat dijumpai di Plaza Indonesia, Jakarta Pusat, 17 Desember 2018.

Pengetahuan itu tentu jadi daya tarik tersendiri karena selama ini Sekar dan kebanyakan orang di Indonesia hanya mengenal dua pahlawan perempuan Aceh, Cut Nyak Dhien dan Cut Meutia. Padahal, Malahayati adalah sosok yang sangat dihormati di Aceh.

“Nama Malahayati itu besar sekali loh padahal. Makamnya dia itu bagus banget. Aku sampai membayangkan bagaimana hebatnya Malahayati waktu perang melawan penjajah ya,” tuturnya.

Selain berkunjung ke makam pahlawan perempuan Aceh yang jarang diketahui masyarakat Indonesia itu, Sekar juga banyak mempelajari bahasa daerah setempat. Tak hanya untuk keperluan film ‘The Man From The Sea (Laut)’, ia juga ingin bisa menambah lagi pengetahuan tentang dialek daerah di Indonesia.

“Sebelum berangkat ke Aceh, aku belajar dulu bahasanya di Jakarta. Tapi, saat di Aceh ada pelajaran yang berbeda lagi karena di sana tuh ternyata ada banyak bahasa gaul remajanya gitu. Itu membantu banget untuk perankan Ilma,” kata Sekar.

Film 'The Man From The Sea (Laut)' bercerita tentang seorang pria misterius (Dean Fujioka) yang ditemukan terdampar di pesisir pantai sekitar Banda Aceh. Ia kemudian diberi nama Laut oleh orang-orang yang menemukannya. Seiring berjalannya waktu, Laut melakukan berbagai keajaiban hingga berujung pada sebuah insiden yang membuat orang-orang menaruh curiga padanya.[]Sumber: kumparan.com