Tabir Fatamorgana

 

Aku tidak mengenal zat sebuah benda, maka aku akan disilaukan oleh kemilauannya, dan mengabaikan zat itu.

 

Begitulah fatamorgana bekerja. dia tidak bermaksud menipuku,

tetapi keberadaannya yang dicahayai membuat banyak pandangan tersesat ke dalam dirinya sendiri.

 

Wahai Allah, cerahkan diriku sehingga bisa kubedakan benda-benda sebagaimana aslinya, dan mampu kukenal segala penyamaran cahaya fatamorgana.

 

Tidak mudah bagiku untuk membersihkan hatiku supaya cahaya-Mu masuk menerangkan segala bentuk sekalian sesuatu sebagaimana aslinya.

 

Tabir-tabir udara yang terbentang. Ingin kusibak. Namun, itu di luar kendaliku yang kumiliki hanya doa

 

Tetapkan aku pada ini jalan bukakan mata hatiku sampai segala tabir sirna sehingga aku mengenal-Mu seutuhnya.

 

Banda Aceh, 25 April 2025 / 27 Syawal 1446 H.

 

Thayeb Loh Angen (Muhammad Thaib bin Sulaiman).