SIGLI – Ramlah (53), warga Gampong Paloh Teungoh, Kecamatan Keumala, Kabupaten Pidie, meninggal dunia setelah bertabrakan dengan mobil di jalan lintas Tangse – Beureunuen, Ahad, 19 Januari 2019 sekira pukul 13:30 WIB. Pengedara mobil langsung tancap gas setelah kejadian itu.

Peristiwa tabrak lari yang terjadi di Gampong Lhok Keutapang, Kecamatan Tangse, Kabupaten Pidie, itu juga menyebabkan suami Ramlah, Fauzi (55), kritis dan tak sadarkan diri. 

Kapolsek Tangse, Ipda M. Jamil, kepada portalsatu.com/, membenarkan adanya laka lantas yang menyebabkan satu korban meninggal dunia dan satu lainnya kritis sehingga langsung dilarikan ke RSUD Tgk. Chik Ditiro Sigli.

“Korban merupakan pengedara sepeda motor, suami-istri. Sementara pengendara mobil hingga kini belum diketahui karena langsung melarikan diri,” ujar Kapolsek M. Jamil.

Kronologi kejadian, lanjut M.Jamil, berawal Fauzi pengendara sepada motor Supra nomor polisi BL 5506 LI dengan memboncengi istrinya, Ramlah, melaju dari arah Tangse menuju Beureunuen.  Setiba di lokasi kejadian, dari arah berlawanan muncul kendaraan roda empat yang belum diketahui pengemudinya langsung bertabrakan.

“Fauzi bersama istrinya terkapar di badan jalan. Bahkan, Ramlah mengalami luka mengenaskan di bagian kepala hingga meninggal di lokasi kejadian,” jelas Jamil.

Saat ini kasus tabrak lari tersebut sedang ditangani Unit Laka Satlantas Polres Pidie, termasuk mengejar pengendara mobil yang melarikan diri ke arah Tangse.  Sedangkan korban meninggal dunia sudah diserahkan kepada pihak keluarganya.

“Meski melarikan diri, kita terus mencari pengendara mobil yang dikabarkan melarikan diri bersama mobilnya ke arah Tangse,” pungkas Kapolsek M. Jamil.[]