BANDA ACEH – Ketua Badan Pusat Statistic (BPS) Aceh, Wahyudin, MM, mengatakan, pada awal tahun 2018 wisatawan mancanegara (Wisman) dari Malaysia adalah sebagai wisatawan mancanegara pengunjung singkat Maret 2018 terbanyak.
Wahyudin mengatakan, data tersebut diambil sebagaimana yang masuk melalui pintu kedatangan di Aceh. “Data tersebut merupakan data yang tercatat dari Januari-Maret 2018,” katanya di Aula BPS Aceh LT III, Banda Aceh pada Rabu, 2 Mei 2018.
Kata Wahyudin, Jumlah wisatawan mancanegara (Wisman) yang masuk melalui pintu kedatangan di Aceh pada bulan Maret 2018 sebanyak 3.995 orang atau mengalami peningkatan sebesar 34,92 persen dibandingkan dengan bulan Februari 2018, namun mengalami peningkatan sebesar 28,99 persen dibandingkan bulan Maret 2017.
“Secara kumulatif (Januari – Maret 2018), total wisman yang masuk melalui pintu kedatangan di Aceh sebesar 9.808 orang mengalami penigkatan sebesar 14,65 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2017,” katanya.
Wahyudin mengatakan, wisman terbanyak pada bulan Maret 2018 berasal dari negara Malaysia yaitu sebanyak 2.961 orang, mengalami peningkatan dari bulan Februari 2018 sebesar 24,36 persen.
“Sedangkan empat besar wisman lainnya pada bulan Maret 2018 adalah dari Amerika, Inggris, Australia, dan Jerman masing-masing sebanyak 237 orang, 157 orang, 109 orang, dan 54 orang. Secara total dari Januari – Maret 2018, wisman yang masuk melalui pintu kedatangan di Aceh secara lima besar berasal dari Negara Malaysia sebanyak 7.668 orang, sedangkan Amerika Serikat sebanyak 307 orang, Tiongkok sebanyak 246 orang, Inggris sebanyak 227 orang, dan Australia sebanyak 199 orang,” kata Wahyudin.
Berdasarkan jumlah wisatawan dari Negeri Malaysia yang berkunjung ke Aceh yang lebih dari 80%, dari wisman yang berasal dari pada negara lain, portalsatu.com/ kepada ketua BPS menanyakan tentang polemic yang beredar beberapa waktu lalu, ‘kekhawatiran penerapan syariat bisa menyebabkan wisatawan atau imvestor asing takut masuk ke Aceh’,
“Wisman dari Amerika hanya berjumlah 307, dan Eropa lainnya sebanyak 228 orang. Sedangkan wisatawan dari Malaysia yang telah berkunjung ke Aceh, sebanyak 7.668 orang,” kata Wahyudin.
“Wisman dari Malaysia ke Aceh, umumnya lebih bersifat wisata religi (mengunjungi situs sejarah Islam), dan terkadang juga ke Sabang. Sedangkan wisatawan dari Amerika ke Aceh untuk mencari peluang-peluang,” katanya.
Wisatawan Mancanegara (Wisman) menurut kebangsaan yang masuk melalui pintu kedatangan di Aceh, dari Januari – Maret 2018 tersebut sebagai berikut:
- Malaysia, dengan jumlah wisata sebesar 7.668 orang.
- Amerika, dengan jumlah wisata sebesar 307 orang.
- Tiongkok, dengan jumlah wisata sebesar 246 orang.
- Eropa lainnya, dengan jumlah wisata sebesar 228 orang.
- Inggris, dengan jumlah wisata sebesar 227 orang.
- Australia, dengan jumlah wisata sebesar 199 orang.
- Perancis, dengan jumlah wisata sebesar 148 orang.
- Jerman, dengan jumlah wisata sebesar 120 orang.
- Jepang, dengan jumlah wisata sebesar 71 orang.
- Thailand, dengan jumlah wisatawan 57 orang.
- Lainnya, dengan jumlah wisata sebesar 537 0rang.[]
Penulis: Jamaluddin




