BANDA ACEH Tahun 2016, Pemerintah Pusat mengalokasikan Dana Desa atau Dana Gampông sebesar Rp 3,8 triliun untuk Aceh. Jumlah ini mengalami peningkatan lebih dari 100 persen, jika dibandingkan dengan tahun anggaran 2015, yang hanya sebesar Rp1,7 triiun.
Gubernur Aceh Zaini Abdullah, selaku Kepala Pemerintahan Aceh menyampaikan apresiasi atas dukungan dan perhatian Pemerintah Pusat melalui Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi, terhadap pembangunan desa yang ada di Aceh.
Hal tersebut disampaikan pria yang akrab disapa Doto Zaini itu dalam sambutan singkatnya, saat menerima kunjungan Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi RI, Marwan Jafar, di Gedung Serba Guna, Setda Aceh, Selasa, 3 Mei 2016.
Perhatian itu bisa kami rasakan dari besarnya anggaran yang diberikan untuk program desa di Aceh pada tahun ini. Semoga kunjungan Bapak Menteri memberi motivasi dan inspirasi bagi kami dalam mendorong suksesnya pembangunan desa demi meningkatkan kesejahteraan rakyat di Aceh, ujar Gubernur.
Informasi diterima portalsatu.com melalui siaran pers, untuk mendukung kelancaran penerapan program desa tersebut, Pemerintah Aceh telah melakukan seleksi untuk memilih tenaga pendamping dalam menjalankan pembangunan dan pemberdayaan masyarakat Desa.
Proses rekrutmen itu kami sesuaikan dengan Peraturan Menteri Desa, Pembagunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi Nomor 3 Tahun 2015 tentang Pendampingan Desa, ujar Doto Zaini.
Tenaga yang direkrut tersebut terdiri atas Tenaga Ahli Pemberdayaan Masyarakat yang berkedudukan di kabupaten/kota, serta tenaga pendamping yang berkedudukan di Kecamatan dan di desa.
Saat ini para pendamping desa sudah bekerja di lapangan. Dan secara bersamaan, pemantauan dan evaluasi terhadap kinerja mereka di lapangan terus kami lakukan. Mudah-mudahan dengan kehadiran tenaga pendamping desa ini, upaya kita untuk meningkatkan kualitas pembangunan dan kesejahteraan masyarakat desa berjalan lebih baik, kata Gubernur.
Doto Zaini meyakini, dukungan yang besar dari Kementerian Desa akan mampu meningkatkan kesejahteraan rakyat dan mendorong kontribusi Aceh yang lebih besar bagi pembangunan nasional.[](ihn)



