LHOKSUKON – Dua penyakit sosial adalah kemiskinan dan kebodohan. Jika dua sisi itu hancur, maka semua sisi kehidupan lain akan hancur. Makanya perlu ditingkatkan sumber daya melalui pendidikan, kesejahteraan ekonomi dan kesehatan.
Hal itu disampaikan Tarmizi Karim, di sela-sela kunjungan silaturrahmi bersama masyarakat di Masjid Al-Ikhsan Gampong Trieng, Kemukiman Matang Ubi, Kecamatan Lhoksukon, Aceh Utara, Minggu, 7 Februari 2016.
“Di sini saya sampaikan keinginan dan tekad saya maju sebagai calon Gubernur Aceh pada Pemilukada 2017 mendatang. Dengan cita-cita melanjutkan pembangunan menuju kesejahteraan dan merajut kasih sayang. Yang terurai harus dirajut, tidak boleh terpisah lagi di Aceh,” ujarnya.
Ia menyebutkan, setiap calon gubernur pasti mendekati partai karena itu dinamika politik. Ia juga mengaku mendekati Partai Demokrat dan Partai Nasdem. Dia juga mengaku telah mendekati PKPI dan akan ada partai lainnya.
“Keterwakilan wilayah membutuhkan perbaikan dari semua sisi. Pemerintah saat ini sudah bagus, namun perlu ditingkatkan lagi. Karena itu saya bercita-cita bersama rakyat miskin meningkatkan yang belum tercapai. Pemerintah membutuhkan taktik yang bagus untuk menuju pembangunan,” katanya.
Dia juga mengaku akan meningkatkan sumber daya melalui pendidikan umum, dayah, pesantren dan pengajian Alquran untuk memerangi kemiskinan dan kebodohan.
“Untuk kesejahteraan ekonomi dimulai dari kesehatan, infrastruktur di bidang perikanan, pelabuhan, pertanian kehutanan dan pembangunan,” katanya.[] (bna)

