LHOKSUKON – Wanita dan anak-anak di Gampong Teumpok Barat, Kecamatan Matangkuli, Aceh Utara mulai mengungsi ke mushalla gampong setempat, Minggu 7 Februari 2016 malam. Kawasan tersebut dan sejumlah gampong lainnya mulai direndam banjir sejak pukul 15.00 WIB.

Hal itu disampaikan Danramil 15 Matangkuli, Kapten Inf M Nur kepada portalsatu.com. Dikatakan, terdapat enam gampong yang terendam banjir. Masing – masing, Gampong Hagu, Alue Thoe, Tanjung Tengku Ali, Parang Sikureueng, Lawang dan Teumpok Barat.

“Kondisi terparah terjadi di Teumpok Barat, sebagian wanita dan anak-anak mulai mengungsi ke mushalla. Ketinggian air di badan jalan mencapai 30 centimeter, sementara di rumah warga ada yang lebih dari itu. Saat ini ketinggian air terus bertambah,” ujarnya.

Ia menambahkan, di Gampong Lawang ketinggian air sekitar 40 centimeter. Pihaknya terus memonitor perkembangan banjir, jika memang ada warga yang mengungsi maka kami siap membantu mengevakuasi.

“Kami juga sudah memberi arahan kepada warga untuk siaga dan mengungsi ke tempat yang lebih tinggi, seperti musholla,” kata Kapten Inf M Nur.

Redi, 30 tahun, warga Kecamatan Matangkuli mengatakan, saat ini ia dan keluarga sedang mengevakuasi perabotan dan elektronik ke tempat yang lebih tinggi.

“Air terus bertambah secara perlahan, jika malam ini hujan deras dapat dipastikan banjir akan meluas. Sebagai antisipasi kami mengevakuasi barang lebih awal,” ucapnya.[](tyb)