LANGSA – Salah satu calon kandidat gubernur Aceh, Tarmizi Karim, mengatakan, cita-citanya sangat sederhana, yakni membuat pembangunan dengan bersatu padu, tidak ada jalan lain.
Hal ini disampaikannya saat melakukan silaturrahim dengan masyarakat Kota Langsa, Senin 8 Februari 2016.
Menurut Tarmizi Karim, semua elemen sipil itu orang-orang pinter apalagi yang ada dalam pemerintahan tetapi bila tidak sesuai akan mempengaruhi bagi pembangunan daerah dan pelayanan.
Yang perlu kita perbaiki adalah tata laksana pemerintahan dan pola kepemimpinan supaya Aceh lebih maju, katanya.
Dijelaskannya lagi, Aceh bila dibandingkan dengan daerah lain jauh lebih besar dari sisi anggaran yang diplotkan sampai 13 triliun tapi belum jelas.
Sedangkan orang (daerah lain) cuma 5,6 trilliun bisa jalan dan itupun tidak kewalahan, ujar mantan PJ. Gubernur Aceh 2012 lalu ini.
Dan, disisi lain Tarmizi Karim juga mengharapkan jangan lagi mengingatkan masa lalu. Menurutnya, masa lalu hanyalah menjadi kaca.
Kita dalam pembangunan jangan mencerca-cerca masa lalu tetapi berjuang demi bersama-sama adalah untuk melihat masa depan, katanya di hadapan masyarakat Kota Langsa yang hadir di posko relawan gerakan rakyat penggemar Tarmizi Karim itu.[](tyb)

