JAKARTA – Jumlah pesantren atau dayah di Indonesia mencapai 30.000 tersebar di seluruh provinsi dengan 4 juta santri. Pemerintah mulai terbuka dan fokus akan potensi serta peran pesantren untuk kemajuan negara.

Para santri di pesantren tidak hanya dibekali dengan ilmu agama, namun juga pengetahuan umum seperti pengembangan UMKM. Selain itu, para santri juga dituntut untuk bisa memanfaatkan teknologi dengan bijak tanpa mengurangi kaidah-kaidah agama.

Menyadari potensi tersebut PT. Telkom Indonesia,Tbk melalui Pesantren Go Digital mengajak para santri di seluruh Indonesia untuk bergabung bersama program 1000 Santri Digital dengan mendukung penuh literasi digital yang akan dilakukan di pesantren – pesantren di Indonesia melalui program 1000 santri digital.

Adapun program 1000 Santri Digital merupakan wadah bagi para santri untuk meningkatkan kemampuan dan keahlian mereka dalam mengelola hingga menciptakan inovasi di industri digital.

Dilengkapi dengan empat kelas belajar mulai dari Hipster, Hustler, Hacker hingga Preacher dan bekerjasama dengan start up terbaik di bidangnya, PT. Telkom Indonesia, Tbk yakin akan dapat memberikan kontribusi terbaik dalam kemajuan pendidikan di Indonesia.

Tidak hanya itu, dalam program 1000 Santri Digital juga menyediakan kesempatan magang dan kelas siap kerja untuk para santri terbaik Indonesia.

Program akan dibagi per gelombang di mana pada fase/gelombang satu, kelas yang akan dibuka adalah kelas Hacker. Para santri yang memiliki minat di bidang tersebut bisa bergabung bersama program ini selama tiga bulan. Kelas Santri Digital bisa diakses di sini https://santri.pesantrengodigital.id/. Ayo gabung dan ikutan kelas belajarnya.[]