Minggu, Juli 14, 2024

Tanggapan Ketua DPRK Aceh...

ACEH UTARA - Mendagri Tito Karnavian memperpanjang masa jabatan Pj. Bupati Aceh Utara...

Selamat! 2 Siswa Kota...

SUBULUSSALAM - Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) melalui Balai Pengembangan Talenta...

Besok, Mahyuzar akan Terima...

ACEH UTARA - Dr. Mahyuzar, M.Si., akan menerima Surat Keputusan (SK) Mendagri tentang...

Jabatan Pj Bupati Aceh...

ACEH UTARA - Masa jabatan Penjabat Bupati Aceh Utara, Dr. Mahyuzar, genap satu...
BerandaTembak Mati Pelaku,...

Tembak Mati Pelaku, BNN Sita 38 Kg Sabu dan 100 Ribu Pil Ekstasi

MEDAN – Badan Narkotika Nasional (BNN) menangkap 3 pelaku narkoba di Medan, Sumut. Salah seorang pelaku tewas ditembak karena melawan petugas. Dari penindakan tersebut, beragam narkoba disita BNN.

“Barang bukti kita sita dalam penindakan ini yakni 100 ribu butir pil ekstasi, kemudian juga disita pil happy five (H-5) 50 ribu butir dan sabu seberat 38 kilogram,” kata Deputi Bidang Pemberantasan BNN Irjen Arman Depari kepada wartawan di lokasi penindakan, Jalan TB Simatupang, Sunggal, Medan, Rabu (19/10/2016).

Hadir dalam kesempatan itu, Direktur Penindakan dan Pengejaran BNN Brigjen Eko Daniyanto, Direktur Psikotropika dan Prekusor BNN Brigjen Anjan Pramuka, Kabid Humas Polda Sumut Kombes Pol Rina Sari Ginting, Kasat Narkoba Polrestabes Medan Kompol Boy J Situmorang, Kapolsek Sunggal Kompol Daniel Marunduri dan pejabat TNI.

Arman menjelaskan, selain barang haram tersebut, pihaknya juga menyita sejumlah alat komunikasi, mobil yang digunakan pelaku dan uang sebesar Rp 12 juta.

“Ini adalah pengembangan dari kasus pada beberapa waktu lalu yang ada di Kota Medan. Kemudian jaringan kembali diketahui dan kita melakukan penindakan,” ujarnya.

Arman menyebut, pihaknya pada Selasa (18/10) sore telah mengikuti mobil pelaku dari Aceh hingga masuk ke Medan. Setelah sampai di Jalan TB Simatupang, Sunggal, petugas kemudian memberhentikan mobil pelaku.

Diketahui, mobil tersebut ada 3 orang. Kemudian melakukan pemeriksaan dan penggeledahan. Dalam penggeledahan, diketahui benar ada beberapa jenis narkotika.

“Satu orang melawan kepada petugas. Kemudian dilakukan tindakan tegas dengan melumpuhkan yang bersangkutan. Pelaku tersebut kemudian meninggal dunia,” terang Arman.

Pelaku yang meninggal dunia diketahui berinisial Zum (49) warga Aceh. Dia dibawa ke RS Bhayangkara Medan. Sementara, dua pelaku yang berhasil ditangkap berinisial IRL (33) warga Medan dan ABM (51) warga Aceh.

“Kita masih melakukan pengembangan dari sindikat ini,” kata Arman.[] Sumber: detik.com

Baca juga: