SUBULUSSALAM :  Wali Kota Subulussalam, H. Affan Alfian Bintang, S.E., mengatakan Kota Subulussalam memiliki keunikan tersendiri di bandingkan dengan kabupaten/kota lainnya di Aceh.

Di Subulussalam, kata Affan Alfian Bintang masyarakatnya beragam terdapat beberapa etnis seperti etnis Singkil, pak-pak, Aceh, Minangkabau, Sunda, Jawa, Nias dan suku-suku juga lainnya terdapat di Bumi Sada Kata yang berbatasan langsung dengan Provinsi Sumatera Utara.

Perkumpulan etnis-etnis ini menjadi pemersatu dalam masyarakat untuk hidup rukun dan damai. Selain itu, masyarakat Kota Subulussalam juga hidup berdampingan dengan beragam agama di Bumi Syekh Hamzah Fansuri ini. 

Kerukunan umat beragama terjalin dengan baik di masyarakat, sehingga tidak ada gesekan, masyarakat hidup saling berdampingan, kerukunan umat terjaga dan masyarakat hidup damai dan tentram di Kota Subulussalam.

Pemaparan itu disampaikan Wali Kota Subulussalam, Affan Alfian Bintang dalam temu ramah dengan Wali Nanggroe Aceh, Paduka Yang Mulia (PYM) Tgk Malik Mahmud Al-Haytar dengan Forkopimda dan jajaran Pemko Subulussalam di pendopo wali kota, Minggu, 19 Juli 2020 malam.

Affan Alfian Bintang mengatakan persoalan sosial, adat dan budaya khususnya di Bumi Syekh Hamzah ini, satu paket yang tak terpisahkan, ketiganya sangat berkaitan. Sebagaimana yang diketahui, kata Bintang, adat dan budaya Aceh sangat kental dengan Islam. 

Begitu juga sebaliknya, Islam tidak bisa dipisahkan dari adat dan budaya Aceh, karena Bumi Serambi Mekkah ini memiliki khasanah budaya. Karena itu, dalam penerapan Syariat Islam, juga diperkuat adat dan budaya Aceh.

Lewat tari dan lagu-lagu yang khas, seperti Tari Saman yang telah menjadi warisan budaya dunia, yang berasal dari Aceh. Karena itu, Bintang mengajak lembaga-lembaga adat di Kota Subulussalam seperti mukim yang jabatan adatnya membawahi beberapa kampung harus lebih aktif lagi.

“Agar lembaga-lembaga ini muncul sebagai simbol dan panutan dalam kehidupan masyarakat,” ungkap Wali Kota Subulussalam, Affan Alfian Bintang.

Wali Nanggroe Aceh, Tgk Malik Mahmud saat ini sedang berada di Kota Subulussalam. Selain menggelar temu ramah dengan jajaran Pemerintah Kota Subulussalam, PYM Tgk Malik Mahmud juga dijadwalkan berkunjung ke Makam Syekh Hamzah Fansuri di Kampung Oboh, Kecamatan Rundeng Kota Subulussalam, pada Senin, 20 Juli 2020.

Di kompleks Makam Syekh Fansuri, PYM Tgk Malik Mahmud bersama Wali Kota Subulussalam, H. Affan Alfian Bintang dan Forkopimda serta masyarakat di sana akan menggelar doa dan zikir bersama dilanjutkan penanaman pohon kayu kapur.

“Pagi ini PYM Tgk Malik Mahmud ziarah Makam Syekh Hamzah di Oboh. Di sana nanti ada kegiatan zikir dan doa bersama, setelah itu penanaman pohon kayu kapur,” kata Kepala Bagian Humas dan Protokol Setdako Subulussalam, Mhd. Amrin Cibro S, Sos.[]