1//
Malam ini
aku memandang bulan yang belum penuh
di langit .
2//
Kutitip sepotong kalimat yang baik
bagi putriku yang menempuh belajarnya di kota Paloh ini.
3//
Melihat matanya yang berkaca
dan sesak sedih di dadanya,
hanya harapan terbaik baginya
dari Rabb Pemelihara.
4//
Ini semua tentang sunyi kataku lirih.
setiap kita mesti menempuh jalan sunyi sendiri.
sunyi yang mengantarkan kita pada
awal makna semula.
5//
Bulan masih hinggap di langit
tanpa bintang yang hangat.
Ada angin sepi dan sepoi sendiri
Dan setiap orang dengan kecamuk mimpi
yang berserak di rimbun jiwa: yang mungkin
akan jadi sunyi juga.[]
Taufik Sentana
Peminat sastra sufistik.







