Perang layanan ojek online sepertinya bakal semakin memanas saja. Semua itu terjadi setelah Go-Jek kabarnya telah menerima pendanaan (funding) baru senilai USD 550 juta atau setara dengan Rp 7,2 triliun!

Dikutip dari TechinAsia (05/08), pendanaan yang diumumkan oleh Go-Jek pagi tadi ini menjadi pendanaan terbesar yang pernah diterima Go-Jek sekaligus start-up teknologi se Asia Tenggara. Hebatnya, pendanaan tersebut diterima Go-Jek hanya setelah 10 bulan pasca menerima funding dari Sequoia Capital.

Lebih lanjut, funding bernilai triliunan rupiah tadi didapatkan Go-Jek dari sebuah konsorsium investor global. Investor yang tergabung di dalamnya antara lain KKR, Warburg Pincus, Farallon Capital, dan Capital Group Private Markets.

Menariknya lagi, ventura Rakuten juga ambil bagian dalam pendanaan Go-Jek itu. Kabarnya, Go-Jek akan menggunakan pendanaan raksasa itu untuk melakukan ekspansi ke negara-negara Asia Tengara lain. | sumber : merdeka