SUBULUSSALAM – Kapolres Subulussalam AKBP Qori Wicaksono mengatakan banjir merendam badan jalan nasional di Rusun Rikit, Desa Namo Buaya, Kecamatan Sultan Daulat, Kota Subulussalam menyebabkan arus lalu lintas dari wilayah Barat Selatan Aceh (Barsela) menuju Medan lumpuh total untuk mobil berkuran kecil.
Khususnya mobil besar seperti Colt Diesel masih bisa melintas. Sedang mobil seperti Innova dan sejenisnya belum diizinkan lewat dikhawatirkan hanyut karena debit air masih sangat deras.
“Antrean panjang terjadi baik dari arah Subulussalam maupun dari Aceh Selatan, ada sekitar tiga kilometer antrean mobil di lokasi banjir,” kata Kapolres Subulussalam AKBP Qori Wicaksono kepada portalsau.com di lokasi banjir, Selasa, 28 Juli 2020.

Pihak kepolisian bersama Pemerintah Kota Subulussalam melalui Petugas Dinas Perhubungan, Dansubdenpom terus melakukan pengaturan lalu lintas di lokasi banjir. Mereka hanya mengizinkan mobil berukuran besar yang melintas.
“Kendaraan berbodi kecil kita karang lewat, karena seperti kita lihat itu debit air masih deras, jika melintas kita khawatir bisa hanyut,” kata Qori Wicaksono.[]


