SIGLI – Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Pidie, Amiruddin, SE, M.Si, segera memanggil Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan (Distannak) setempat, guna menanyakan persoalan terjadinya kelangkaan pupuk bagi petani di Pidie. Sekda mengaku, sejauh ini dirinya belum menerima loparan perihal tersebut dari Dinas terkait.
Kami belum tahu bahwa pupuk jenis poska langka di Pidie saat ini, pihak dinas pun belum melaporkan perihal tidak terpenuhi kebutuhan pupuk bagi petani di musim rendengan ini.
Kita panggil Kadisnya untuk mendengarkan penjelasaan persoalan sulitnya petani mendapatkan pupuk, terutama jenis poska. Setelah kita tahu masalahnya, baru kita ambil langkah antisipasi agar kebutuhan utama petani tersebut terpenuhi, kata Amiruddin kepada portalsatu.com, Jumat 8 Januari 2016.
Disinggung, kelanggakaan pupuk diduga adanya permainan di lapangan oleh mafia untuk meraup keuntungan dengan memanfaatkan pupuk subsidi pemerintah, Amir mengatakan, jika hal itu terjadi harus dilakukan pengusutan oleh pihak penegak hukum.
Pantauan portalsatu.com, hingga Jumat 8 Januari 2016 pupuk jenis poska masih langka akibat tidak adanya pasokan dari distributor pupuk bersubsidi.
Sudah saya tanya kepada distributor, dia mengatakan, jatah pupuk tahun 2015 sudah habis, kata Bakri, pemilik kios resmi pupuk di Gampong Teubeng Meucat Kecamatan Pidie.[](tyb)


