Minggu, Juli 14, 2024

Tanggapan Ketua DPRK Aceh...

ACEH UTARA - Mendagri Tito Karnavian memperpanjang masa jabatan Pj. Bupati Aceh Utara...

Selamat! 2 Siswa Kota...

SUBULUSSALAM - Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) melalui Balai Pengembangan Talenta...

Besok, Mahyuzar akan Terima...

ACEH UTARA - Dr. Mahyuzar, M.Si., akan menerima Surat Keputusan (SK) Mendagri tentang...

Jabatan Pj Bupati Aceh...

ACEH UTARA - Masa jabatan Penjabat Bupati Aceh Utara, Dr. Mahyuzar, genap satu...
BerandaTerkait Pengurangan DPT,...

Terkait Pengurangan DPT, Ini kata Komisioner KIP Subulussalam

SUBULUSSALAM – Komisioner KIP Kota Subulussalam, Irwanto Harahap, mengatakan, sebelum penetapan Daftar Pemilih Tetap (DPT) Pilkada Wali Kota Subulussalam terdapat pengurangan sebanyak 68 pemilih setelah KIP melakukan pengecekan terhadap laporan tim pemenangan pasangan calon dan Panwaslih saat rapat pleno pertama, Kamis, 19 April 2018 lalu.

“Saat rapat pleno pertama, ada laporan dari tim paslon dan Panwaslih terkait pemilih ganda mencapai seribu lebih. Sehingga rapat pleno ditunda atas rekomendasi Panwaslih,” kata Irwanto Harahap kepada portalsatu.com, Minggu, 22 April 2018.

Hal ini disampaikan Irwanto Harahap untuk mengklarifikasi pengurangan jumlah pemilih sebelum penetapan DPT dilakukan setelah menghapus data ganda saat perbaikan DPS oleh KIP dan perbaikan usai menerima laporan dari tim paslon dan Panwaslih Kamis kemarin.

Berdasarkan hasil pengecekan yang dilakukan KIP Kota Subulussalam terhadap laporan tersebut, hanya terdapat 68 pemilih ganda dari seribu lebih laporan dugaan pemilih ganda yang disampaikan saat rapat pleno pertama.

“Hasil laporan mereka ada seribu lebih ganda, ternyata setelah kita crosscheck hanya 68 ganda,” ujar Irwanto Harahap.

Setelah penghapusan data ganda tersebut, KIP menetapkan DPT Pilkada Subulussalam tahun 2018 sebanyak  49.748 pemilih dalam rapat pleno, Sabtu, 21 April 2018 kemarin sore.

Sebelumnya, kata Irwanto Harahap, hasil rekapitulasi KIP Kota Subulussalam terhadap DPS Pilkada Kota Subulussalam sebanyak 52.571 pemilih yang ditetapkan pada 16 Maret 2018 lalu, juga sudah dilakukan pengurangan selama masa perbaikan.

“Setelah DPS ditetapkan, ada masa perbaikan selama 10 hari. Baik itu laporan masyarakat atau temuan PPS di lapangan tentang DPS ganda. Sehingga ada pengurangan DPS sekitar 2.000 lebih saat masa perbaikan yang dilakukan KIP,” ungkap Irwanto Harahap.

Sementara pengurangan atas laporan tim paslon dan Panwaslih saat rapat pleno pertama hanya 68 pemilih ganda, Irwanto menyampaikan terima kasih atas masukan dan laporan tim paslon maupun Panwaslih, sehingga DPT Pilkada Kota Subulussalam lebih valid.[]

Baca juga: