LHOKSEUMAWE – Sekretaris Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Lhokseumawe, Nasruddin, menjelaskan pihaknya tidak memotong dana beasiswa sebesar Rp 50 ribu yang bersumber dari dana bantuan sosial (Bansos) dan anggaran perubahan 2015, melainkan dialihkan kepada 100 mahasiswa penerima beasiswa lainnya. (Baca: Beasiswa Dipotong, Tujuh Mahasiswa Datangi Disdikpora)

“Beasiswa itu tidak kami potong, namun kami alihkan sebesar Rp 50 ribu tiap orangnya untuk tambahan 100 mahasiswa lainnya,” kata Nasruddin kepada portalsatu.com, paska kedatangan beberapa mahasiswa ke kantornya kemarin, Kamis, 21 Januari 2016.

Dia menambahkan, 100 mahasiswa tersebut merupakan mahasiswa yang lebih dulu mengajukan permohonan beasiswa namun data mereka tercecer satu bundel. Nah, dari itulah ketika mendapatkan data tersebut lagi pihaknyai mengalihkan dana dari lima ratusan mahasiswa yang telah terdata.

“Ini murni kita alihkan, bukan dipotong seperti anggapan mahasiswa yang mendatangi kantor tersebut,” ujar Nasruddin.

Diberitakan sebelumnya, tujuh mahasiswa Lhokseumawe mendatangi kantor Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga setempat, Kamis, 21 Januari 2016 siang. Kedatangan mereka untuk meminta kejelasan terkait dipotongnya beasiswa dari dana ansosb dan juga anggaran perubahan kota tahun 2015 tersebut tiap orangnya 50 ribu rupiah.

“Kami mewakili 578 mahasiswa baik D3, D4, S1, dan S2 menyanyangkan sikap Dinas Dikpora Lhokseumawe yang seakan-akan pelit informasi terhadap apa yang kami ingin ketahui,” ujar khairul Umam, salah seorang utusan mahasiswa.[](ihn)