ISTANBUL – Pengadilan Istanbul telah menjatuhkan hukuman seumur hidup kepada 102 narapidana Organisasi Teror Fetullah (FETO), termasuk mantan perwira militer Turki, ujar seorang sumber peradilan, Jumat.
FETO dianggap bertanggungjawab atas insiden di Akademi Perang di Istanbul selama kudeta gagal pada Juli 2016, kata sumber yang tak mau disebut namanya itu.
Selain itu, FETO juga dituduh melakukan penculikan dan pemenjaraan Tahir Bekiroglu yang merupakan letnan jenderal pada saat itu.
Dari jumlah 102 itu, enam puluh tujuh di antaranya mendapat hukuman seumur hidup, sementara sisanya mendapat hukuman seumur hidup yang diperberat, tambah sumber itu.
FETO dan pemimpinnya yang berbasis di AS, Fetullah Gulen merancang percobaan kudeta pada 15 Juli 2016, yang menyebabkan 250 orang menjadi martir dan hampir 2.200 orang terluka.
Ankara juga menuduh FETO melaksanakan kampanye jangka panjang untuk menggulingkan negara, terutama militer, polisi, dan peradilan.[]Sumber:anadolu agency


