Kamis, Juli 25, 2024

Cari HP di Bawah...

Mencari HP dengan harga terjangkau namun tetap memiliki performa yang handal memang bisa...

Siswa Diduga Keracunan Selepas...

SIGLI - Jumlah siswa yang dirawat akibat dugaan keracunan setelah konsumsi nasi gurih...

Spanduk Dukungan Bustami Maju...

LHOKSEUMAWE - Sejumlah spanduk berisi dukungan kepada Bustami Hamzah untuk mencalonkan diri sebagai...

Yayasan Geutanyoe Rayakan Hari...

LHOKSEUMAWE - Yayasan Geutanyoe merayakan Hari Anak Nasional tahun 2024 bersama 227 anak...
BerandaTerpaksa, Nelayan Jual...

Terpaksa, Nelayan Jual Murah Ikan Berkualitas Ekspor

LHOKSUKON – Sejumlah nelayan  di Kabupaten Aceh Utara terpaksa menjual secara murah ikan kualitas ekspor hasil tangkapannya kepada para pengusaha di kawasan Medan.

“Aceh Utara merupakan salah satu daerah dengan penghasil ikan kualitas ekspor terbaik di Aceh namun sayangnya para nelayan terpaksa menjual ikan tersebut dengan harga murah,” kata Ismail Insya, Panglima Laot Aceh Utara kepada portalsatu.com, Jumat 15 April 2016.

Ismail menyebutkan ikan-ikan kualitas ekspor itu seperti kerapu, tuna, koli dan kakap merah dan berbagai jenis ikan lainnya.

Menurut Ismail, para nelayan di Aceh Utara sangat mengeluhkan tidak adanya para pengusaha di Aceh yang mau menampung hasil tangkapannya dengan harga yang terjangkau.

“Selama ini ikan tersebut  dibeli oleh tauke (pengusaha) di Medan dan pasti harga belinya sangat murah. Jika di luar negeri dibeli seharga Rp100 ribu per ekor namun oleh pengusaha Medan dibeli seharga Rp50 ribu per ekornya,” tambah Ismail.

Ismail juga menjelaskan, Aceh Utara memiliki terumbu karang yang melimpah sedangkan di Medan tidak ada makanya banyak pengusaha darisana membeli ikan di Aceh Utara.

“Kami terpaksa menjual kesana, soalnya daya tampung pasar lokal sangat terbatas dan hanya untuk kebutuhan konsumtif rumah tangga saja. Untuk itu, kepada pemerintah Aceh Utara untuk terus berupaya mencari investor yang mau menampung hasil tangkapan nelayan dengan harga terjangkau,” ujar Ismail.

Ismail juga  sangat mengharapkan ada pengusaha yang melirik potensi perikanan tersebut, sehingga dari mereka bisa langsung mengekspor ikan  dari Aceh tanpa melalui Medan, lagipula Aceh Utara punya pelabuhan sendiri untuk mengekspornya dan tentunya mudah.[](tyb)

Baca juga: