BIREUEN – Bakal calon bupati Bireuen, H. Husaini M Amin atau yang akrab disapa Teungku Batee, mengajak seluruh komponen masyarakat di Kabupaten Bireuen agar mendukung Gerakan Bireuen Bekerja (GBK). Gerakan tersebut digagas sebagai bentuk kepedulian terhadap kondisi sosial yang ada, serta sebagai wadah pemersatu masyarakat.
“Gerakan Bireuen Bekerja merupakan gerakan untuk menyusun konsep pembangunan, dan merangkul semua kelompok masyarakat,” kata mantan Panglima GAM Wilayah Batee Iliek ini, Minggu, 1 September 2016.
Teungku Batee menjelaskan, kondisi sosial terus berubah seiring dengan perubahan arah kebijakan. Hal ini harus segera ditanggapi oleh semua pihak dengan berkerja. Apalagi berdasarkan data Tim Nasional Percepatan Penanggulangan Kemiskinan (TNP2K), Bireuen merupakan daerah dengan kemiskinan terbanyak kedua di Aceh, mencapai 223.632 ribu jiwa pada tahun 2015 lalu.
“Tidak akan ada kesejahteraan dan pemerataan dan persatuan jika budaya kerja di masyarakat sudah hilang,” katanya.
Menurut Husaini yang juga mantan Koordinator Asistensi Bidang Ekonomi Pemerintah Aceh ini, Bireuen sebagai sebuah wilayah yang sangat strategis, akan maju apabila dikelola dengan konsep yang baik serta kerja keras semua elemen masyarakat.
“Kedepan kita harus menghidupkan kembali sentra-sentra perekonomian swasta untuk menyerap tenaga kerja lokal, supaya dapat menekan angka pengangguran dan kemiskinan,” tuturnya.
Selama ini, Gerakan Bireuen Bekerja terus melakukan sosialisasi dan pemantapan struktur kepengurusan sampai ke tingkat gampong. Gerakan Bireuen Bekerja akan menjadi gerakan alternatif untuk terus mengawal serta berperan serta dalam merumuskan kebijakan.
“Melaui gerakan berkerja ini kita akan berjuang di luar atau di dalam pemerintahan nantinya. Tidak ada kemungkinan gagal jika kita bersatu untuk berkerja. Saya akan terus mengajak masyarakat berkerja untuk terus berjuang mewujudkan apa yang kita cita-citakan,” kata Teungku Batee.[](ihn)



