KUALA SIMPANG –  Ketua DPR Aceh, Tgk. H. Muharuddin, melayat ke rumah duka almarhum Mahyar di Gampong Tanjong Keuramat, Kecamatan Banda Mulia, Aceh Tamiang, 30 Oktober 2018.

Dalam takziah itu, Tgk. Muharuddin akrab disapa Tgk. Muhar bersama rombongan turut diampingi Ketua KPA/PA Aceh Tamiang, Abdullah alias Dan Bayou.

Selain menyampaikan belasungkawa, Tgk. Muhar juga memimpin tahlilan di rumah duka, dan memberikan sedikit sumbangan untuk keluarga almarhum Mahyar.

Tgk. Muhar mengatakan, ia menyempatkan waktu untuk melayat ke rumah duka almarhum Mahyar, di sela-sela kunjungan kerjanya ke Aceh Utara, Aceh Timur, Langsa dan Aceh Tamiang. “Selain ke rumah duka, kita juga menggelar silaturahmi ke beberapa tempat lainnya baik di Aceh Tamiang, Langsa, Aceh Timur maupun Aceh Utara,” kata Ketua DPRA itu.

Sebelumnya diberitakan, Mahyar dilaporkan meninggal dunia setelah ditangkap oleh personel Polsek Bendahara, Aceh Tamiang, atas dugaan terlibat kasus narkotika, 22 Oktober 2018. Kasus kematian Mahyar kemudian memicu massa membakar Markas Kepolisian Sektor (Mapolsek) Bendahara, 23 Oktober 2018. Kerusuhan tersebut berujung pencopotan Kapolsek Bendahara, Inspektur Dua Iwan Wahyudi.

Ketua DPRA, Tgk. Muharuddin, mengapresiasi langkah cepat Kapolda Aceh menindak tegas oknum di Polsek Bendahara, Aceh Tamiang. “Semoga ini menjadi contoh bagi penegak hukum lainnya terutama di jajaran Polri, karena kita hidup di negara hukum, sehingga hukum menjadi panglima yang harus dihormati oleh semua pihak. Tentu dalam penanganan persoalan hukum memiliki SOP dalam penindakan kasus-kasus yang terjadi di dalam masyarakat,” kata Tgk. Muharuddin melalui keterangan tertulis diterima portalsatu.com/, 26 Oktober 2018.

Tgk. Muharuddin merasa haru dan bangga atas sikap Kapolda Aceh, Irjen Pol. Rio S. Djambak, yang langsung turun melihat kondisi TKP, sekaligus meminta maaf kepada keluarga korban meninggal dunia, Mahyar. Permintaan maaf itu disampaikan Kapolda Aceh saat mengunjungi rumah duka, 24 Oktober 2018.

“Sikap tersebut merupakan keteladanan yang harus diikuti oleh semua stakeholder di dalam pengabdian dan pengayoman untuk menciptakan rasa aman dan tentram dalam kehidupan masyarakat,” ujar Tgk. Muharuddin. (Baca: Ketua DPRA Apresiasi Kapolda Aceh Tindak Tegas Oknum Polsek Bendahara)[](rel)