ACEH UTARA – Pimpinan Tarbiah Islamiah Mazhab Syafi’i di Aceh, Tgk. H. Usman Ibni Abdillah, mengatakan, berdirinya negara Indonesia yang mayoritas penduduknya adalah umat Muslim, berkat perjuangan umat Islam dari zaman dahulu dalam meraih kemerdekaan.

“Pada umumnya masyarakat di Indonesia berpegang kepada mazhab Syafi’i, para santri pun di mana saja di negara kita ini bermazhab Syafi’i. Bahkan, ilmu agama (Islam) yang diajarkan di setiap perguruan tinggi semuanya berlandaskan mazhab Syafi’i. Artinya, negara kita ini memang sudah sangat bagus, maka untuk menuju bangsa yang baik haruslah berpegang teguh pada prinsip keislaman,” kata Tgk. Usman kepada portalsatu.com/, usai pengajian kitab kuning dan doa bersama, di Kompleks Makam Sultan Malikussaleh, di Gampong Beuringen, Kecamatan Samudera, Aceh Utara, Senin, 26 November 2018.

Ulama Ahlus Sunnah Wal Jama’ah ini menyebutkan, sekarang yang perlu didalami bersama adalah mengembangkan ilmu keislaman agar masyarakat memiliki moral dan perilaku yang baik. Karena, kata Tgk. Usman, apapun negaranya jika moral dan akhlak penduduknya mulai rusak maka akan hancurlah negara tersebut.

Menurut Tgk. Usman, Rasulullah SAW bersabda “Bangkitkan aku untuk memperbaiki akhlak”. Jadi, kata Tgk. Usman, akhlak menjadi kunci dalam membangun sebuah negara maupun hal lainnya untuk menuju kebaikan.

“Ilmu Islam yang sudah dikembangkan dari Samudera Pasai di bawah Sultan Malikussaleh yang berkembang di Nusantara sampai ke Asia Tenggara, inilah sejarah pokok yang kita kembalikan,” ujar Tgk. Usman.[]