TAKENGON –  Tiga ekor beruang hitam dewasa kagetkan warga Kuyun, Kecamatan Celala, Aceh Tengah. Ketiga beruang hitan itu juga dilaporkan dilaporkan mulai merusak perkebunan nanas warga.

“Ukuran beruang itu kira-kira seukuran anak kerbau, tapi kalau beruang itu berdiri akan lebih tinggi daripada kita,” kata H. Anto Amantika, warga Kuyun kepada portalsatu.com di Takengon, Rabu 18 Mei 2016.

Keberadaan tiga ekor beruang itu katanya mulai diketahui warga sejak dua bulan terakhir.

“Begitu melihat beruang itu, saya langsung memanjat pohon nangka. Warga di Kuyun sebagian besar juga sudah tau keberadaan beruang itu,” katanya.

Disebutkan, satwa itu diperkirakan muncul dari hutan belukar yang terdapat di pinggiran sepanjang kawasan Kuyun.

Ia meminta agar pemerintah melalui Badan Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) dapat menangkap tiga beruang itu agar tidak menjadi konflik baru antara beruang dan manusia.

Sementara itu, kepala desa Kuyun Uken, Samsul mengaku adanya laporan adanya keberadaan beruang yang telah meresahkan warga.

Menurut laporan warga katanya, beruang itu juga mulai mendekat dengan pemukiman warga. Beberapa hewan ternak warga juga mulai dimangsa.

“Warga rencana mau meracun mereka, tapi saya bilang jangan, supaya nanti saya rembukkan dulu dengan pihak kecamatan,” kata Samsul dihubungi portalsatu.com.[](tyb)