SIGLI – Sebanyak 15 orang meninggal dunia, 140 luka berat dan ringan dalam kasus kecelakaan lalu lintas (laka lantas) di Kabupaten Pidie, selama Januari hingga Maret 2020.

Hal tersebut diungkapkan Kasat Lantas Polres Pidie, AKP Dede Kurniawan, Senin, 30 Maret 2020.

“Ada 67 kejadian laka lantas yang kita data dalam tiga bulan terakhir. 15 orang meninggal dunia, 140 mengalami luka berat dan ringan. Dan semuanya sudah dalam penanganan kita,” ujar AKP Dede.

“Umumnya yang meninggal dunia dalam laka lantas, tidak ada pengaman diri saat berkendaraan, tidak memakai helm sehingga banyak korban berbentur kepalanya dengan aspal,” kata Kasat Lantas itu. 

Jika dibandingkan tahun 2019, lanjut Dede, medio Januari – Maret, ada 19 meninggal dunia dan 191 orang luka berat dan ringan. 

“Ada penurunan kasus tahun ini. Tetapi kita berharap lebih kecil lagi angka korban laka lantas. Ini semua perlu kesadaran masyarakat saat berkendara agar terhindar dari kecelakaan,” ucapnya.

“Penggunaan atribut seperti helm dan perlengkapan kendaraan, spion harus dilengkapi. Itu semua demi kenyamanan dan keselamatan pengendara. Begitu juga dengan aturan lalu lintas harus ditaati,” pungkas AKP Dede.[]