SINGKIL – Dua pelaut warga Pulo Sarok, Aceh Singkil, dilaporkan hilang di perairan Pulau Banyak sejak tiga terakhir sampai sekarang belum ditemukan. Kedua warga itu Ganti Marbun, 49 tahun, dan Indra, 30 tahun.

Abang dari Ganti Marbun, Masarif, kepada wartawan, Sabtu, 25 Agustus 2018, mengatakan Ganti Marbun dan rekannya, Indra, hilang kontak sejak Rabu, 22 Agustus 2018, sekitar pukul 16.00 WIB. Mereka berangkat sejak Rabu, pukul 10.00 WIB.

“Kami sangat mengkhawatirkan keberadaan mereka, kami mulai melakukan pencarian saat ini,” ungkap Masarif.

Ia menyebutkan, informasi hilangnya dua pelaut itu diketahui sehari setelah mereka melaut. Keduanya tak kunjung pulang ke rumah sejak tiga hari terakhir.

Pihak keluarga pun berinisiatif untuk melakukan pencarian menggunakan speed boat Dinas Perikanan Kabupaten Aceh Singkil. Namun, kedua pelaut itu belum diketahui keberadaannya

Masarif berharap Ganti Marbun segera diketemukan agar anak dan istrinya bisa melihat keadaannya.

Menurut Masarif, Ganti Marbun menghilang saat hendak mengantar bekal bahan pokok untuk dibawa ke basecamp Ujung Lolok, Pulau Banyak Barat, setelah belanja di Pulo Sarok, Aceh Singkil.

Satgas SAR Aceh Singkil, Yudistira, membenarkan hilangnya dua pelaut di perairan Pulau Banyak. Pihaknya sudah melakukan proses pencarian terhadap kedua warga Pulo Sarok itu, tapi belum berhasil ditemukan.[]