BIREUEN – Tiga partai politik mendeklarasikan pasangan Amiruddin Idris-Ridwan Khalid sebagai bakal calon bupati dan wakil bupati Bireuen pada pilkada 2017 mendatang. Pasangan ini diusung PPP, PKS dan PAN dan dideklarasikan di Hotel Purnama Raya, Bireuen, Senin, 8 Agustus 2016.
Melalui siaran pers yang diterima portalsatu.com Amiruddin Idris menyatakan komitmennya untuk menata pembangunan daerah dengan prioritas utama yaitu membangun kesejahteraan rakyat melalui berbagai langkah strategis. Baik pada sektor pelayanan publik maupun perekonomian masyarakat, serta peningkatan sarana infrastruktur.
Amiruddin sebelumnya pernah menjabat sebagai Wakil Bupati Bireuen mendampingi Mustafa Glanggang pada 2002-2007, sedangkan Ridwan Khalid pernah menjadi Ketua DPRK Bireuen pada 2004-2009. Pengalaman dalam birokrasi dinilai menjadi modal pasangan ini untuk maju di pilkada kali ini. Dengan tujuan demi mewujudkan rasa keadilan, dilandasi semangat melanjutkan cita-cita para pendiri Kabupaten Bireuen. Agar terciptanya kehidupan masyarakat yang adil sejahtera dalam bingkai persatuan umat dan bangsa.
Insya Allah jika mendapat amanah rakyat, kami memiliki komitmen untuk memprioritaskan pembangunan daerah berbasis kesejahteraan masyarakat. Khususnya memajukan bidang pendidikan dan keagamaan, peningkatan layanan kesehatan, membangkitkan perekonomian yang adil merata di bidang pertanian, perkebunan, perikanan, perdagangan dan lain-lainnya serta seluruh inftrastruktur penunjang untuk memacu pertumbuhan ekonomi rakyat, ujarnya dalam siaran pers.
Amiruddin mengatakan, selama ini dirinya memiliki motivasi besar untuk mewujudkan masyarakat Kabupaten Bireuen yang cerdas dan maju. Sehingga mampu menjawab bermacam persoalan yang kini masih membelit rakyat, akibat peran pemerintah daerah yang belum maksimal menyahuti kebutuhan publik.
Saya sangat ingin mengabdi untuk membangun masa depan Kabupaten Bireuen yang lebih baik, maju dan sejahtera. Demi kepentingan bersama ini, maka kami siap melanjutkan pengabdian ini dengan mencalonkan diri dalam pilkada 2017 mendatang, ujarnya.
Partisipasinya kali ini kata Amiruddin, untuk menjawab kerinduan masyarakat tentang keberhasilan kepemimpinan di masa lalu, kala dirinya masih menjabat posisi wakil bupati mendampingi Mustafa A Glanggang dan Ridwan Khalid selaku Ketua DPRK ketika itu, meskipun dengan anggaran terbatas jika dibandingkan saat ini, sebagai pejabat teras mereka dianggap telah berhasil membawa kabupaten ini mengalami kemajuan pesat.
“Betapa tidak, bukan saja kendala dana yang masih minim tapi persoalan keamanan karena kecamuk konflik bersenjata, ternyata tidak menghalangi laju pembangunan yang berjalan cukup pesat di saat awal terbentuknya Kabupaten Bireuen.”
Amiruddin mengatakan, tekad pengabdiannya ini semakin kuat saat sosok Ridwan Khalid sebagai tokoh yang santun dan cukup berwibawa di kancah politik, menyatakan bersedia mendampinginya melaju dalam bursa pilkada.
Deklarasi tersebut dihadiri oleh tiga ketua parpol pengusung beserta seluruh anggota DPRK Bireuen dari PPP, PKS dan PAN. Selain itu, juga dihadiri oleh anggota DPR RI F-PPP, Anwar Idris, Ketua DPW PPP Aceh, T. Amri M Ali, Wakil Ketua DPW PAN Aceh, Ridwan Yunus, Keuchik Malek bersama sejumlah mantan kombatan GAM yang mendukung kandidat ini.[](ihn)




