Minggu, Juli 21, 2024

Tokoh Masyarakat Kota Sigli...

SIGLI - Para tokoh masyarakat dari 15 gampong dalam Kecamatan Kota Sigli menyatakan...

Tim Polres Aceh Utara...

LHOKSUKON – Kapolres Aceh Utara AKBP Nanang Indra Bakti, S.H., S.I.K., bersama jajarannya...

Pasar Malam di Tanah...

SIGLI - Kegiatan hiburan Pasar Malam yang digelar di tanah wakaf Tgk. Dianjong,...

Tutup Dashat, Kepala DPMPPKB...

ACEH UTARA – Kegiatan Dapur Sehat Atasi Stunting (Dashat) yang dilaksanakan secara serentak...
BerandaTiga RKB SD...

Tiga RKB SD Kendawi Rusak Parah Diterjang Banjir, Ini Kata BPBD

BLANGKEJEREN – Hujan deras mengguyur Kabupaten Gayo Lues seminggu terakhir menyebabkan anak sungai Rilangan di Desa Kendawi, Kecamatan Dabun Gelang, Gayo Lues, meluap. Akibatnya, tiga unit gedung RKB SD Negeri 5 di desa itu rusak parah.

Suhaidi, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Gayo Lues, Senin, 11 Mei 2020, pukul 10:00 WIB, telah meninjau lokasi bencana itu bersama timnya. Pihaknya terus melakukan pendataan dan mengimbau masyarakat agar selalu waspada.

Sementara Mhd. Saleh.M, S.E., Kepala Bidang Rehabilitasi dan Rekontruksi BPBD Gayo Lues mengatakan, bencana yang itu sudah dilaporkan kepada pemerintah kabupaten dan Pemerintah Aceh dalam bentuk laporan sementara.

“Untuk tindak lanjut pemerintah kabupaten, besok kami laporkan secara tersurat, dan apa nanti hasil disposisi pimpinan daerah akan kami sampaikan kembali,” katanya saat ditanya apa tindakan BPBD terhadap tiga RKB SD 5 Kendawi yang rusak itu.

Menurut Saleh, selain Covid-19, masyarakat harus waspada karena banjir bandang dapat terjadi dan mengancam permukiman warga di sepanjang aliran sungai, seperti aliran sungai Kuala Tripa, sungai Aih Bobo, sungai Jahul, apabila sewaktu-waktu hujan deras dan berkepanjangan terjadi.

“Masyarakat sangat berharap agar fasilitas-fasilitas umum yang terkena dampak bencana alam  segera dilakukan perbaikan, namun semua itu tergantung pimpinan,” katanya saat ditanyai apakah bisa dilakukan perbaikan fasilitas umum yang rusak akibat bencana di tengah pandemi Covid-19 ini.[]

Baca juga: