TAPAKTUAN – Tiga rumah toko (ruko) dan satu rumah permanen di Desa Kutafajar, Kecamatan Kluet Utara, Kabupaten Aceh Selatan, terbakar, Selasa, 4 Juni 2019, malam. Dalam musibah ini, seorang warga mengalami luka bakar. 

Keterangan diperoleh di lokasi kejadian dari petugas kepolisian, korban diketahui bernama Anto (23), warga Desa Kutafajar, Kecamatan Kluet Utara, Kabupaten Aceh Selatan. Ia menderita luka bakar serius dan dilarikan ke Rumah Sakit Yulidin Away di Tapaktuan.

Ada pun identitas pemilik ruko yang terbakar ini masing-masing Rajidin Abas (50), Tilasni (58), Asmaruddin (62). Sedangkan satu rumah permanen yang ikut terbakar milik Zulniwali (49).

“Penyebab musibah kebakaran ini belum diketahui secara pasti, namun empat unit bangunan ikut terbakar,” kata Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Aceh Selatan, Cut Sazalisma.

Menurutnya, kebakaran itu terjadi pada Selasa, sekitar pukul 19.30 WIB saat warga sedang bersiap merayakan malam takbiran menyambut Hari Raya Idul Fitri 1440 Hijriyah.

Proses pemadaman api juga melibatkan petugas kepolisian, TNI dan masyarakat bersama BPBD Aceh Selatan, dengan mengerahkan empat armada pemadam kebakaran. Kobaran api berhasil dipadamkan sekitar dua jam setelah kejadian.

Cut Sazalisma mengakui pihaknya belum bisa memastikan penyebab kebakaran tersebut. “Kami masih menunggu hasil penyelidikan resmi dari kepolisian,” katanya.

Sementara itu, Kapolres Aceh Selatan AKBP Dedy Sadsono dikonfirmasi terpisah membenarkan adanya kebakaran di Desa Kutafajar, Kecamatan Kluet Utara. Ia mengaku belum bisa memberikan keterangan lebih lanjut, karena masih menunggu hasil penyelidikan di lokasi kejadian.

Reporter: Teuku Dedi Iskandar.[]Sumberaceh.antaranews.com