LHOKSUKON – Tiga tiang listrik milik PT. PLN di jalan lintas Medan-Banda Aceh, Gampong Alue Bilie, Kecamatan Baktiya, Aceh Utara, tumbang, Senin, 2 Januari 2017, sekitar pukul 08.30 WIB. Hujan deras yang mengguyur hingga siang tadi, membuat pergantian tiang listrik itu terhambat. Efeknya, hingga Senin sore suplai listrik di tiga kecamatan belum stabil.

“Iya, tadi pagi tiga tiang tumbang, satu tumbang ke badan jalan, sedangkan dua lainnya dalam posisi mengganggu. Namun, ketiga tiang harus diganti baru karena patah,” kata Manajer PT. PLN Rayon Pantonlabu, Lukman kepada portalsatu.com.

Menurut Lukman, akibat tumbangnya tiang tersebut mengganggu suplai listrik di tiga kecamatan, yakni Tanah Jambo Aye, Langkahan dan sebagian Baktiya.

“Tiang yang patah itu merupakan jalur utama suplai arus listrik. Proses pergantian sedikit lambat karena material diambil di Lhokseumawe. Selain itu, hujan deras hingga siang tadi juga ikut menghambat pekerjaan. Apalagi tiang lama harus dibongkar dulu, baru diganti dengan yang baru. Hingga pukul 16.00 WIB tadi, pekerjaan sudah berjalan 70 persen,” ujarnya.

Lukman menambahkan, untuk sebagian wilayah Tanah Jambo Aye, listriknya sudah menyala kembali. “Sebagian Pantonlabu sudah menyala. Untuk yang lainnya diperkirakan akan normal sekitar pukul 18.00 WIB. Tiang itu patah akibat longsor. Kebetulan di dekat tiang itu ada bekas galian saluran. Sejak semalam turun hujan lebat, makanya tanah di sekitar tiang itu longsor,” kata dia.

Ia berharap pelanggan PLN memaklumi kejadian tersebut. “Kami minta maaf karena suplai listrik ke pelanggan sudah terganggu. Ini dalam perbaikan, Insya Allah segera stabil kembali,” pungkas Lukman.[]