BANDA ACEH – Tim Badan Penanggulangan Bencana Aceh (BPBA) masih berupaya membersihkan material banjir di Aceh Tenggara, Kamis, 13 April 2017. Mereka juga terus siaga di lokasi untuk mengantisipasi banjir susulan.

“Petugas BPBA juga sedang mendata desa-desa dan pendataan warga yang berada di lokasi banjir bandang,” kata petugas BPBA, Irwansyah kepada portalsatu.com.

Dia menyebutkan warga korban juga sudah dievakuasi ke posko-posko pengungsian, baik posko induk maupun posko kecil yang ada di desa-desa sekitar. Data yang diterima dari posko induk BPBA menyebutkan, BPBD Kabupaten Aceh Tenggara telah membangun posko penampungan korban bencana banjir di dua kecamatan, yaitu Kecamatan Laweyan Digalakkan Gala dan Kecamatan Semarang.

Sementara akses Kutacane-Medan yang sebelumnya sempat terkendala, kini sudah kembali lancar. 

“Kalau semalam masih dibuka tutup karena dua alat berat masih bekerja. Sementara sekarang, alat beratnya masih standby di lokasi longsor,” kata Irwansyah.

BPBA mencatat, banjir bandang yang melanda Kabupaten Aceh Tenggara telah menyebabkan dua warga meninggal dunia. Pihaknya juga telah berhasil mendata kedua korban.

“Belum ada penambahan (korban jiwa yang ditemukan),” katanya.

Selain Aceh Tenggara, banjir luapan juga melanda kawasan Aceh Timur dan Kabupaten Nagan Raya. Namun, banjir luapan tersebut tidak menyebabkan korban jiwa dan kerusakan berarti.

“Sekarang juga sudah surut, masyarakat juga ada yang mengungsi ke rumah saudara, dan saat ini ada yang sudah pulang,” katanya.

Laporan: Taufan Mustafa