Jalur Gaza – Tim MER-C untuk Pembangunan tahap 2 RS Indonesia akhirnya tiba di Jalur Gaza, Palestina. Selama sekitar 10 jam tidak ada kabar akhirnya pada pukul 00.03 wib atau pkl 19.03 waktu Gaza, Ketua Tim MER-C, Ir. Faried Thalib mengabarkan via pesan whatssapp bahwa tim sudah mencapai Al Arish, kota kecil terdekat dengan Perbatasan Rafah.

“Meskipun hari sudah malam, tim yang didampingi oleh staf KBRI dan pengawalan aparat keamanan memutuskan untuk tetap melanjutkan perjalanan ke Perbatasan Rafah yang masih berjarak sekitar satu jam lebih dari Al Arish. Tim akan berupaya untuk bisa masuk ke Jalur Gaza pada malam hari itu juga,” katanya.

“Pemeriksaan sepanjang Suez dan Al Arish sangat banyak dan ketat sehingga perjalanan cukup memakan waktu. Alhamdulillah sekitar pkl 19.00 kami tiba di Al Arish, begitu ada sinyal kami langsung menberi kabar kepada MER-C di Jakarta,” ungkap Faried, 26 Februari 2019.

Sekitar satu jam kemudian, tim tiba di Perbatasan Rafah. Tim pun langsung melakukan negosiasi dengan pejabat di Perbatasan. “Ikhtiar terbaik terus kami lakukan dibantu KBRI,” tambah Faried, yang juga salah satu Presidium MER-C.

Sekitar pukul 10 malam Waktu Gaza, akhirnya tim diperbolehkan untuk masuk melintas Perbatasan Rafah dan masuk ke Jalur Gaza, negeri yang masih diblokade. Sebuah tempat dimana MER-C akan menunaikan amanah selanjutnya dari rakyat Indonesia, yaitu pembangunan tahap 2 RS Indonesia.

“Takbir dan ungkapan syukur digemakan oleh seluruh relawan. Satu persatu relawan masuk ke gerbang Rafah menuju bus perbatasan yang akan membawa tim ke gerbang Rafah sisi Gaza”.

Setibanya di sana, tim disambut dr. Ghazi Ahmad (Direktur Kerjasama Internasional Kemenkes Palestina di Gaza) dan dr. Ashraff (Deputy Kementerian Kesehatan Palestina di Gaza) juga media-media lokal.

Usai penyambutan sederhana di sebuah ruangan di Rafah, tim langsung menuju lokasi RS Indonesia yang terletak di Bayt Lahiya, Gaza Utara. 

“Terima kasih atas doa-doa dari rakyat Indonesia yang selama ini mengiringi perjalanan tim, hingga akhirnya  bisa sampai di Jalur Gaza untuk segera memulai pembangunan tahap 2 RS Indonesia,” ujarnya.[](*)