IDI RAYEK – Massa pendukung pasangan calon Bupati Aceh Timur, Hasballah M Thaib-Syahrul Syamaun, mendatangi Polres setempat, Senin, 2 Januari 2017. Ikut serta dalam rombongan, Hasballah M Thaib alias Rocky dan Syahrul bin Syamaun alias Linud.

Informasi yang diterima portalsatu.com menyebutkan, kedatangan mereka ke Polres Aceh Timur ini guna menjenguk rekannya yang ditahan usai terlibat kerusuhan di Tepin Jareng, kemarin. Polisi menahan 109 orang dari Partai Aceh dengan dalih mengamankan suasana.

“Mandum yang ditheun nyan at teuk ka teubiet. Awak nyoe itheun kon karena salah, tapi untuk dipeu aman bek sampe na pihak laen ijak peukaru,” kata Ketua KPA PA Aceh Timur Syahrul Syamaun ketika ditemui portalsatu.com di Mapolres Aceh Timur.

Data yang dihimpun di lapangan, rusuh antar massa pendukung calon Bupati Aceh Timur menyebabkan satu posko pemenangan Partai Aceh di Tepin Jareng, rusak. Satu unit mobil milik timses PA juga dikabarkan jadi sasaran pengrusakan tersebut.

Selain itu, sejumlah spanduk pasangan independen, Ridwan Abubakar-Abdurrani alias Nektu dan Polem dari wilayah Kecamatan Simpang Ulim hingga Idi Rayek juga dirusak massa dalam kejadian tersebut.

Sebagaimana diketahui, dua pasangan calon bupati-wakil bupati yang bertarung pada pilkada Aceh Timur 2017 ialah Ridwan Abubakar (Nektu)-Abdul Rani (Polem) dari jalur perseorangan, dan Hasballah M. Thaib (Rocky)-Syahrul bin Syamaun (Linud) diusung Partai Aceh.

Hingga saat ini, portalsatu.com masih berupaya menggali informasi dari sumber-sumber resmi lainnya terkait kerusuhan yang melibatkan dua pendukung kandidat Bupati Aceh Timur tersebut.[]