ACEH UTARA – Tim Southeast Asian Ministers of Education Organization (SEAMEO) Regional Centre for Tropical Biology (BIOTROP) melakukan Monitoring dan Evaluasi (Monev) di SMK Negeri 1 Nisam, Aceh Utara, 23-24 Oktober 2019.
Kedatangan Dr. Zulhamsyah Imran, Asep Syaefuddin dan Ismi dari tim Monev SEAMEO BIOTROP Bogor, Jawa Barat, ke Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMK) 1 Nisam, disambut Anggota DPRK Aceh Utara Khairuddin, S.T., H. Jirwani dan Nadir.
Monev ini terkait kerja sama SEAMEO BIOTROP dengan SMK Negeri 1 Nisam dalam program peningkatan kapasitas siswa, guru produktif, dan tenaga kependidikan melalui pelatihan dan magang, serta pembinaan kebun sayur dan buah-buahan pertanian sekolah kejuruan (SMARTS-BE). Program ini fokus pada tanaman tropika jeruk varietas lemon tea.
Pembinaan kebun sayur dan buah-buahan ini bertujuan membangun sistem pemantauan berbasis geolokasi untuk sekolah mitra yang tersebar di seluruh Indonesia, untuk menerapkan pertanian presisi. Selain itu, mengintegrasikan pola pengembangan buah non-musiman dengan sistem pembelajaran mandiri yang berorientasi pada potensi daerah dan sumber buah lokal.
SEAMEO BIOTROP telah ditugaskan untuk mengimplementasikan program tersebut oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) sejak 2018. Program SMARTS-BE diprakarsai Didik Suhardi, Ph.D , Sekretaris Jenderal Kemendikbud, bertujuan merevitalisasi SMK dengan mengembangkan keterampilan kewirausahaan siswa untuk mengurangi tingkat pengangguran di Indonesia. Program ini juga tidak terlepas dari Instruksi Presiden No. 9/2016 tentang Revitalisasi SMK dalam Konteks Peningkatan Kualitas dan Daya Saing Sumber Daya Manusia Indonesia.
Kepala SMK Negeri 1 Nisam, Drs. Ibrahim, mengatakan pihaknya akan memanfaatkan kerja sama dengan SEAMEO BIOTROP untuk memajukan sekolahnya.
Salah seorang guru SMK Negeri 1 Nisam, Nur Aini, S.P., telah bergabung dengan 30 guru dari SMK lainnya pada program pembinaan kebun sayur dan buah-buahan pertanian sekolah kejuruan atau SMARTS-BE, berpartisipasi dalam kursus pelatihan tentang optimalisasi teknologi spesial untuk tanaman buah.
“Kerja sama antara SEAMEO BIOTROP dengan SMK Negeri 1 Nisam ini sangat bagus, karena dalam program SMARTS-BE adanya penggabungan teknologi, geospasial, dan praktik pertanian untuk memiliki sistem pemantauan terbaik yang sejalan dengan program pertanian presisi, dan untuk menjawab tantangan era 4.0 pertanian,” kata Nur Aini.[](rilis)



