BANDA ACEH – Tim Nasional Kirgistan tiba di Aceh melalui Bandara Internasional Sultan Iskandar Muda (SIM), Blang Bintang, Aceh Besar, Rabu, 29 November 2017, sekira pukul 09.00 WIB. Timnas Kirgistan disambut dengan iringan rapai geleng, seurune kalee, pengalungan bunga hingga hidangan makanan tradisional khas Aceh, timphan.

Saat tiba di bandara, timnas dari negara bagian Asia Tengah tersebut, disambut oleh Kepala Dinas Perhubungan Aceh, Zulkarnaini dan Ketua Panitia, M. Sakdan. Setelah pengalungan bunga, tim itu dibawa ke ruang VVIP untuk berbincang sekaligus mencicipi thimpan dan kopi.

Kapten Timnas Kirgistan, Baimatov Azamat mengatakan, makanan tradisional Aceh tersebut sangat berbeda dengan makanan dari negara mereka.

“Mengenai makanan tadi, ini baru pertama kalinya saya makan timphan, mungkin bagi kami ini agak sedikit aneh,” kata Baimatov melalui penerjemahnya, Rabu, 29 November 2017.

Baimatov mengaku, baru pertama kali di datang ke Aceh. ““Ini merupakan kali pertama saya datang ke Aceh dan saya sangat senang,” ungkapnya.

Timnas Kirgistan yang rencananya akan ikut event sepak bola Aceh World Solidarity Tsunami Cup (AWSTC) 2017 di Aceh pada 2-6 Desember 2017 mendatang, tiba di Aceh bersama 30 orang anggota rombongan yang terdiri dari pemain, pelatih, serta tim official.

Selama event sepak bola internasional ini berlangsung, Timnas Kirgistan akan menginap di Hermes Palace Hotel.[]