LHOKSEUMAWE – Sebanyak 80 Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) melakukan kerja sama dengan Politeknik Negeri Lhokseumawe (PNL) dalam pengembangan dan peningkatan mutu pendidikan vokasi. Penandatangan nota kesepahaman kerja sama dilakukan oleh Direktur PNL Rizal Syahyadi dengan Dinas Pendidikan Aceh dan 80 SMK negeri dan swasta, Selasa, 19 Januari 2021 di kampus PNL.
Direktur PNL, Rizal Syahyadi mengungkapkan, untuk tahun 2021 terdapat 11 program pengembangan Direktorat Jenderal Pendidikan Vokasi diantaranya: sinergitas internal di tingkat lebih kuat dan mendalam antar Direktorat Teknis Diksi, serta peran strategis Direktorat Mitas DUDI diperkuat untuk mendukung program kerja ke seluruh Direktorat Teknis, termasuk peran penting balai besar agar disiapkan dengan baik. Kemudian meningkatkan kolaborasi dengan stakeholders dan mitra, lintas Ditjen dan Lintas Kementerian, Pemda, serta Industri Dunia Usaha dan Dunia Kerja (IDUKA).
Pada kesempatan yang sama, Koordinator Humas dan Kerjasama PNL, Muhammad Hatta menjelaskan, PNL sebagai Perguruan Tinggi Vokasi Negeri (PTVN) memiliki peran strategis dalam menghasilkan sumber daya manusia yang berkualitas.
Di samping itu PNL dituntut untuk terus menjalin komunikasi, membangun jejaring, dan memperkuat kemitraan dan kerjasama dengan IDUKA, stakeholders maupun dunia pendidikan dalam upaya memperkuat positioning PNL sebagai penghasil tenaga kerja terampil yang siap pakai.
Kerja sama itu juga dilakukan dalam rangka meningkatkan sinergitas, kolaborasi dan partnership antara PNL dengan Dinas Pendidikan Aceh dan SMK dalam bidang pengembangan pendidikan vokasi, pengembangan SDM dan tri dharma perguruan tinggi.
Sementara itu Kabid Pembinaan SMK Dinas Pendidian Aceh, Azizah menyampaikan bahwa Dinas Pendidikan Aceh terus melakukan berbagai upaya peningkatan mutu pendidikan untuk mewujudkan visi Pemerintah Aceh yaitu Aceh Caroeng melalui program-program peningkatan mutu serta mewujudkan SMK yang bermutu, unggul, merata, terampil, berkarakter dan berdaya saing.
“Kami mengharapkan, mari kita saling bersinergi dalam hal meningkatkan kompetensi SDM khusus di SMK melalui kerjasama dengan PNL dalam beberapa hal, sepertia penyelarasan kurikulum, magang siswa dan guru, guru tamu, keterserapan siswa/ kebekerjaan dan pengabdian masyarakat melalui SMK membangun desa,” jelas Azizah.[]



