SUBULUSSALAM – Sejumlah kampong (desa) di Kecamatan Rundeng, Kota Subulussalam dilanda banjir kiriman menyebabkan permukiman penduduk dan jalan terendam banjir sejak beberapa hari terakhir.
Kondisi banjir terparah berada di Kampong Suak Jampak dengan ketinggian sekitar 80 sentimeter. Wali Kota Subulussalam, H. Affan Alfian Bintang, S E bersama PBPD, Kepala DPMK Irwan Faisal dan Camat Rundeng Safran meninjau langsung kondisi banjir merendam sejumlah desa yang berada di bantaran Lae Souraya, Jumat, 17 November 2023.

Kedatangan Affan Alfian bersama rombongan ke Kampong Suak Jampak untuk mengantar bantuan masa panik. Mereka terpaksa berjalan kaki karena badan jalan terendam banjir pada titik tertentu bisa mencapai satu meter sehingga tidak bisa dilalui kendaraan roda empat.

“Hari ini Bapak Wali kota meninjau banjir di Suak Jampak sekaligus mengantar bantuan masa panik,” kata Camat Rundeng, Safran yang mendampingi wali kota meninjau banjir di beberapa desa di Rundeng.
Selain mengantar bantuan sembako, Affan Alfian secara pribadi juga memberikan santuan kepada sejumlah anak yatim dan jompo di Desa Suak Jampak yang terdampak paling parah akibat banjir kiriman dari Kutacane, Aceh Tenggara tersebut.
“Banjir terjadi di Tualang, Mandilam, Tanah Tumbuh, Sibungke, Panglima Sahman juga. Tapi yang parah banjir di Suak Jampak,” kata Safran menyebutkan banjir ini sudah berlangsung sejak empat hari terakhir.[]




