TAKENGON – Wakil Bupati Aceh Tengah Khairul Asmara dan Sekretaris Daerah Karimansyah meninjau beberapa titik lokasi banjir di Kecamatan Kebayakan dan Kecamatan Bebesen, Rabu, 22 Maret 2017.
Khairul Asmara dan Karimansyah berdialog dengan tokoh masyarakat dan warga setempat yang terdampak banjir. Menurut Khairul, luapan air atau banjir melanda kawasan itu merupakan musibah yang harus disikapi dengan penanganan cepat dan antisipasi bencana susulan.
“Dinas terkait dibantu dengan masyarakat sedang bergerak cepat untuk melakukan pembersihan rumah yang terdampak maupun saluran air yang tersumbat,” ujar Khairul.
Khairul menyebut semua pihak harus mengambil hikmah dari bencana banjir yang terjadi dengan meningkatkan kesadaran terhadap lingkungan.
“Banyak faktor penyebab terjadinya banjir, mulai dari daerah tangkapan air yang sudah mulai berkurang, hingga sampah yang menyumbat parit sehingga ketika hujan deras air jadi meluap, ” kata Khairul.
Selain perlunya kesadaran bersama untuk menjaga lingkungan, kata Khairul, pemerintah daerah setempat akan melakukan evaluasi terkait saluran air yang dianggap perlu untuk dibenahi, sehingga bencana serupa dapat diantisipasi pada masa mendatang.
Banjir yang terjadi sekira pukul 16.30 WIB, Selasa, 21 Maret 2017, menimbulkan genangan air pada rumah warga di beberapa kampung di Kecamatan Kebayakan.
Camat Kebayakan, Sarwa Jalami menyebut data sementara terdapat 136 kepala keluarga atau 1.041 jiwa terdampak banjir yang tersebar di 9 kampung.[](rel)



