ACEH UTARA – Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI asal Aceh, Ustaz H. Muhammad Fadhil Rahmi, Lc., meninjau Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri 2 Sawang, di Gampong Babah Buloh, Kecamatan Sawang, Aceh Utara, Rabu, 18 Desember 2019.
Peninjauan sekolah itu dilakukan untuk melihat kondisi pendidikan dan infrastruktur di daerah pedalaman. Fadhil Rahmi disambut Kepala SMA Negeri 2 Sawang, Muhammad Nizarullah, S.Si., M.Pd., didampingi Plt. Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Aceh Utara, Drs. Yusri, tokoh masyarakat Sawang, Drs. Ishak Alibasyah, dan dihadiri Anggota DPRA, Tarmizi alias Panyang, Geuchik Gampong Babah Buloh, Jafaruddin, dewan guru serta sejumlah pihak lainnya.
Fadhil Rahmi mengatakan, jika dilihat kondisi SMA Negeri 2 Sawang ini sudah baik, tentunya masih ada kekurangan dan adanya keluhan pihak sekolah itu mengenai fasilitas ruang belajar yang masih kurang cukup. Pagar sekolah pun belum dibuat secara permanen, dan tenaga pengajar dari Pegawai Negeri Sipil (PNS) juga masih kurang.
“Ini seiring berjalannya waktu dan saya yakin bahwa pemerintah sudah mengarah ke situ atau pembenahan secara pelan-pelan. Pemerintah Aceh juga memerhatikan bagaimana meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) serta bangunan fisik di sekolah tersebut,” kata Fadhil Rahmi sebagai Komite III DPD RI kepada para wartawan, di SMAN 2 Sawang.
Menurut Fadhil Rahmi, semua ini adalah untuk memperkuat kepentingan Aceh melalui perannya masing-masing khususnya dari DPD RI/DPR RI asal Aceh, baik dalam keistimewaan, kekhususan, pembangunan serta hal lainnya. Jadi, apa yang menjadi aspirasi masyarakat tentu akan ditampung dan dijadikan suatu rekomendasi sebagai upaya untuk disampaikan kepada pihak eksekutif guna dilaksanakan. Diharapkan kemitraan dengan pemerintah dapat berjalan secara baik dan pelaksaan kegiatannya juga diawasi bersama.
“Jadi, sia-sia ketika kita usulkan atau disampaikan aspirasi kepada pemerintah dan kemudian masuk ke dalam perencanaan jika pelaksanaan tidak diawasi, sehingga hasilnya tidak maksimal,” ujarnya.
Fadhil Rahmi menambahkan, “Kunjungan seperti ini saya lakukan tidak hanya di Sawang, juga baru saja dilakukan hal yang sama di daerah pedalaman Aceh Timur untuk melihat kondisi pendidikan, kesehatan, dan lainnya. Saya kira masih banyak tugas kita di Aceh ini untuk membangun secara bersama-sama baik di tingkat daerah, provinsi hingga pusat, dan semua elemen masyarakat”.

Kepala SMA Negeri 2 Sawang, Muhammad Nizarullah, menyebutkan, kendala paling utama saat ini adalah minat belajar siswa. Sedangkan dari segi pembangunan fisik bahwa Dinas Pendidikan Provinsi Aceh atau melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Aceh Utara sudah lebih mudah dalam mengakomodir untuk kebutuhan-kebutuhan sekolah ini dan akan terealisasi sampai tahun 2024. “Itu akan dipenuhi”.
“Maka dengan kehadiran Ustaz Fadhil Rahmi dan anggota DPRA, Tarmizi, ini bisa menjadi dukungan baik secara pribadi maupun lembaga untuk membantu baik dari segi beasiswa ataupun kebutuhan lainnya agar tidak terkendala siswa di sekolah. Untuk jumlah siswa ada sekitar 177 orang, sedangkan tenaga pengajar 19 orang terdiri dari dua PNS dan sisanya honorer,” ungkap Nizarullah.
Nizarullah menambahkan, jumlah tenaga guru pihaknya sudah mencukupi untuk proses belajar mengajar, secara umum tidak ada kendala. Kata dia, selama ini pihaknya juga mendapatkan bantuan kompeter dari Kemendikbud sebanyak 21 unit, Pemerintah Aceh 20 unit dan sejumlah bantuan lainnya tahun 2019 ini.
“Ruang belajar memang masih kurang yakni enam unit. Kita juga manfaatkan ruangan laboratorium untuk keperluan belajar siswa, karena pemerintah pun tidak mungkin langsung membantu guna menutupi kekurangan sekolah. Tentu ada prosedur, dan insya Allah ke depan akan terbantu,” ujar Nizarullah.[]




