LANGSA – Wali Kota Langsa, Usman Abdullah, pagi tadi melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke RSUD Kota Langsa. Dalam sidak tersebut, Usman Abdullah yang akrab disapa Toke Suum itu mengancam akan mencopot Direktur dan Wakil Direktur Rumah sakit beserta sejumlah kepala bidang. Pasalnya, ketersediaan sarana air bersih ke seluruh ruang rawat inap tidak sesuai, Rabu, 6 April 2016.
“Direktur maupun Wadir beserta Kabid RSUD ini (jika) selama 14 hari tidak juga menyediakan distribusi air bersih ke seluruh ruang rawat inap kita copot atau dijemur di bawah teriknya matahari,” kata Toke Suum.
Toke Suum mengaku kecewa dan marah saat melihat kondisi bak penampungan air yang sangat jorok sehingga air yang berada di dalam bak menjadi kuning. Padahal katanya, sumber air yang diambil sangat jernih bahkan disaring terlebih dahulu sebelum didistribusikan.
Wali Kota tiba di rumah sakit sekitar pukul 09:30 WIB masuk dari pintu belakang langsung menuju ruang rawat inap bersalin. Ia mencium aroma tak sedap dari ruang rawat inap dan meminta kepala ruangan agar menjaga kebersihan sehingga pasien terutama ibu hamil yang hendak bersalin merasa nyaman saat menjalani perawatan.
Selanjutnya Toke Suum menuju ke dapur dan memberi apresiasi pada petugas karena kondisi dapurnya bersih. Ia juga memasuki ruang rekam medik namun kepala ruangan tidak berada di tempat. Di ruangan itu Toko Suum sempat merobek pelapis dinding (wallpaper) karena kondisinya sudah banyak yang terkelupas.
Selang 15 menit kemudian kepala ruangan rekam medik tiba, Toke Suum pun langsung menyampaikan beberapa ultimatum.
“Saya minta ini segera diperbaiki kalau tidak akan ambil tindakan tegas dan kalau tidak sanggup bekerja bilang, biar saya berikan kepada orang yang mampu,” kata Toke Suum di hadapan sejumlah pasien yang sedang berobat.
Ketika berada di ruangan Bina Program, Wali Kota mengumpulkan semua pejabat rumah sakit, di antaranya wakil direktur dan kepala bidang yang membidangi sarana air bersih. Sementara direktur rumah sakit sedang tidak berada di tempat saat sidak berlangsung.
Wali Kota juga menuliskan sejumlah temuannya dalam sidak pagi tadi, seperti persoalan air bersih yang menjadi keluhan pasien.
“Saya secara tegas meminta kepada direktur, wadir dan sejumlah kabid agar segera menindaklanjuti atas temuan itu. Dan dalam jangka waktu selama 14 hari tidak juga dikerjakan maka diambil tindakan tegas dengan diberikan dua pilihan yakni dicopot dari jabatannya atau berjemur di bawah teriknya matahari,” ujar Toke.[](ihn)

